Jadwal Pencairan Bansos Kuartal I 2026: Kemensos Cairkan Rp3 Triliun Sebelum Idulfitri
Selasa, 10 Feb 2026, 19:22 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat telah mencapai lebih dari Rp 17 triliun pada kuartal I 2026. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari total anggaran bansos sebesar Rp 20 triliun yang ditargetkan cair hingga akhir Maret 2026.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, masih terdapat sekitar Rp 3 triliun bansos yang akan disalurkan dalam sisa waktu kuartal I. Penyaluran lanjutan ini ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri 2026.
"Secara keseluruhan nilai adalah Rp 20 triliun. Sampai hari ini sudah kita salurkan lebih dari Rp 17 triliun," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers Stimulus Ekonomi HKBN Idul Fitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Gus Ipul menjelaskan, dalam stimulus ekonomi kuartal I 2026 terdapat dua jenis bantuan sosial yang disalurkan melalui Kemensos. Jenis pertama adalah bansos reguler berupa bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Bansos reguler tersebut menyasar sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,5 triliun untuk program bansos reguler tersebut.
Jenis kedua adalah bansos adaptif yang diperuntukkan bagi kebutuhan khusus. Bansos adaptif mencakup bantuan kebencanaan, termasuk penanganan bencana di Sumatera dan sejumlah wilayah lainnya.
Menurut Gus Ipul, anggaran bansos adaptif mencapai lebih dari Rp 2,3 triliun. Selain itu, terdapat pula bansos atensi atau asistensi rehabilitasi sosial yang juga disalurkan kepada kelompok masyarakat tertentu.
Ia menambahkan, sisa anggaran bansos sekitar Rp 3 triliun akan disalurkan secara bertahap hingga akhir kuartal I 2026. Pemerintah menargetkan pencairan tersebut dapat selesai sebelum Lebaran.
"Artinya ini InsyaAllah sampai Lebaran akan tersalurkan, dan selanjutnya kami akan menyalurkan lagi pada kuartal II di bulan April, Mei, dan Juni," ujarnya.
Terkait sasaran penerima manfaat, Gus Ipul menegaskan fokus utama pemerintah adalah masyarakat yang masuk kategori desil 1 atau sangat miskin, serta desil 2 atau miskin. Kebijakan ini sejalan dengan arahan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator.
"Sesuai dengan rapat dengan Pak Menko, fokus kita nanti adalah bantuan pada desil 1 dan 2," kata Gus Ipul.
Namun demikian, ia membuka peluang perluasan sasaran penerima jika anggaran masih tersedia. Pemerintah akan mempertimbangkan penyaluran bansos hingga desil 3 atau hampir miskin, bahkan desil 4 yang masuk kategori rentan miskin.
"Jika alokasi anggarannya masih ada, akan kita tingkatkan sampai desil 3 dan desil 4," ujarnya.
Gus Ipul menjelaskan, data penerima manfaat bansos bersifat dinamis. Perubahan data mengacu pada data tunggal yang dimutakhirkan secara berkelanjutan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Maka itu penerima manfaat bisa jadi di kuartal I dapat, di kuartal II dapat, mungkin di kuartal III tidak dapat, atau sebaliknya," jelasnya.
Ia menyebut, ada pula masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bansos, namun kemudian masuk dalam daftar penerima setelah data diperbarui. Proses penyaluran bantuan dilakukan melalui pembukaan rekening atau pengiriman langsung melalui PT Pos Indonesia.
Untuk menjaga akurasi data, Gus Ipul mengatakan pemerintah membuka partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Partisipasi tersebut dilakukan melalui dua jalur pemutakhiran data.
Jalur pertama adalah jalur formal yang dimulai dari tingkat RT, dilanjutkan ke kelurahan, dinas sosial, hingga ditandatangani bupati atau wali kota sebelum diproses oleh BPS.
Jalur kedua adalah jalur partisipatif terbuka, di mana masyarakat dapat mengajukan usulan atau sanggahan terhadap data penerima bansos. Usulan tersebut dapat disampaikan melalui command center Kemensos maupun kanal WhatsApp resmi Kemensos.
- Bantuan Sosial
- Kemensos
- Bansos
- Idul Fitri
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Bansos PKH
- Stimulus Ekonomi
- Bantuan PKH dan BPNT
- Bansos Kemensos
- Ramadan 2026
- Bansos 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Bulog Serap Gabah Petani Lokal, Kebutuhan Beras Paser dan PPU Dipastikan Terpenuhi
-
Kodaline Berencana Masukkan Jakarta dalam Lineup Tur Konser Perpisahan
-
Tim SAR Berhasil Evakuasi Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli
-
Libur Lebaran, Atraksi Budaya di Pariaman Jadi Daya Tarik
-
Lestari Moerdijat: Program Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga Butuh Dukungan Semua Pihak
-
Taman Nasional Kutai Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran
-
Penyaluran bantuan Atensi Kemensos untuk kelompok rentan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.