Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biar Sungai Makin Ramai, Pemkab OKU Selatan Tebar Ratusan Ribu Benih Ikan

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Biar Sungai Makin Ramai, Pemkab OKU Selatan Tebar Ratusan Ribu Benih Ikan Doc: ANTARA/ HO-Diskominfo OKU Selatan
Ket. Dinas Perikanan OKU Selatan menebar benih ikan di sungai.

MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan punya cara seru buat menjaga ekosistem perairan sekaligus bantu nelayan lokal.

Ratusan ribu benih ikan ditebar di Sungai Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Kecamatan Kisam Tinggi, sebagai upaya menambah populasi ikan air tawar di wilayah tersebut.

Langkah ini diharapkan bukan cuma bikin sungai makin “hidup”, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar lewat hasil tangkapan yang lebih melimpah ke depannya.

Selain menjaga keseimbangan alam, kegiatan ini jadi bukti komitmen Pemkab OKU Selatan dalam mengelola sumber daya perairan secara berkelanjutan—supaya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekarang hingga generasi mendatang.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zulfakar Dani mewakili Bupati OKU Selatan di Muaradua, Selasa (10/2), mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Dinas Perikanan wilayah setempat dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi.

"Adapun jumlah bibit ikan yang ditebar meliputi sekitar 100.000 ekor benih Ikan Nila dan 10.000 ekor Ikan Jelawat. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menambah jumlah populasi ikan air tawar, terutama di perairan sungai wilayah setempat agar bertambah banyak," katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan restocking ini juga merupakan upaya dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan, sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan perairan umum secara berkelanjutan.

"Kegiatan restocking dilakukan untuk menambah populasi ikan air tawar agar bertambah banyak guna memenuhi kebutuhan daging ikan bagi masyarakat di OKU Selatan," katanya.

Melalui upaya-upaya ini diharapkan dapat meningkatkan populasi dan produksi ikan lokal yang sebelumnya mengalami penurunan akibat penangkapan yang ilegal sehingga kebutuhan masyarakat OKU Selatan dapat terpenuhi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menangkap ikan dengan cara yang dapat merusak lingkungan seperti menggunakan alat setrum dan menebar racun ikan di sungai.

"Masyarakat kami imbau untuk melakukan penangkapan ikan dengan cara yang ramah lingkungan agar tidak membunuh ikan yang masih kecil sehingga populasinya tidak punah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

58 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.