Biar Nggak Jedag-jedug, Pemkab Bandung Anggarkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 10 Feb 2026, 21:20 WIB

BANDUNG – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan memegang peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi karena langsung memengaruhi efisiensi distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, dan konektivitas antarwilayah.

Jalan yang layak menurunkan biaya logistik, mempercepat arus perdagangan, serta membuka akses pasar bagi daerah terpencil, sehingga memperkuat rantai pasok nasional dan mengurangi kesenjangan pembangunan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Sebuah sepeda motor trail melintas jalanan dengan kondisi rusak di Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/ Ilham Nugraha

Di sisi sosial, kualitas jalan yang baik meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Sementara dalam perspektif fiskal, investasi jalan menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan pergerakan sektor konstruksi.

Dengan demikian, infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan fondasi strategis bagi produktivitas ekonomi dan pembangunan yang lebih inklusif serta berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa (10/2), mengatakan anggaran tersebut disiapkan secara bertahap, dengan alokasi awal pada triwulan pertama sebesar Rp127 miliar dan akan ditambah sekitar Rp100 miliar pada tahap berikutnya.

“Total anggaran pembangunan jalan tahun ini sekitar Rp200 sampai Rp300 miliar. Pada triwulan pertama kita alokasikan Rp127 miliar dan nanti akan kita tambah lagi,” ujarnya.

Ia menyebutkan pembangunan jalan menjadi prioritas utama Pemkab Bandung untuk menunjang konektivitas antar-wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dalam Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026.

Melalui program TMMD tersebut, Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) 2026 untuk pembangunan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer di Desa Cipelah yang menghubungkan wilayah Kecamatan Rancabali dengan perbatasan Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, pembangunan jalan di Cipelah diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian mengingat wilayah Rancabali memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar.

Selain di Cipelah, Pemkab Bandung juga memprioritaskan penyelesaian pembangunan jalan di sejumlah titik lain, termasuk ruas jalan sepanjang 20 kilometer di Kampung Londok, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu.

“Pembangunan jalan ini merupakan bentuk keberpihakan APBD kepada masyarakat dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah mengatakan TMMD ke-127 dilaksanakan selama 30 hari sebagai wujud sinergi antara Pemkab Bandung dan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah perdesaan.

“TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Saluran Irigasi Tertutup Longsor! PU Kebut Penanganan Air Bersih Pasca Gempa Flores

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.