Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkop Dorong Koperasi Desa Jadi Alternatif Kerja Generasi Muda

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop Dorong Koperasi Desa Jadi Alternatif Kerja Generasi Muda Doc: Antara
Ket. Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono meninjau stan UMKM dalam Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI DIY di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (7/2).

Yogyakarta - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai alternatif tempat kerja bagi generasi Z dan milenial.

"Kami akan menjadikan koperasi ini pilihan alternatif tempat mereka bekerja, juga menjadi tempat mengembangkan produk," ujar Ferry dalam Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI DIY di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu.

Menurut Ferry, Kemenkop bakal berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY untuk mengkurasi, menginkubasi, hingga membiayai produk-produk UMKM dan merek lokal agar bisa dipasarkan melalui Kopdes.

"Kami berharap koperasi ini bisa lebih keren, lebih kekinian, dan lebih nyambung dengan generasi muda," ujar dia.

Pelaku UMKM dan pemilik merek lokal yang didorong masuk dalam ekosistem koperasi tersebut, lanjut Ferry, berasal dari kalangan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial.

"Kalau mereka ingin menjadi entrepreneur, produknya akan kami bantu agar bisa dijual di koperasi desa," katanya.

Ferry menuturkan koperasi desa dan kelurahan memiliki potensi besar menyerap tenaga kerja.

Dengan target pembentukan 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia, setiap koperasi diproyeksikan membutuhkan pengelola dan manajer, sehingga membuka peluang kerja bagi ratusan ribu hingga jutaan orang.

"Ini artinya kita bisa membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan, yang sekarang sangat dibutuhkan oleh kalangan Gen Z dan milenial," ujarnya.

Ferry menambahkan pengembangan koperasi desa dan kelurahan ke depan akan dilakukan secara desentralisasi dengan mengeksplorasi potensi di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga perdagangan.

Produk-produk UMKM lokal, kata dia, akan dikurasi, kemudian dipasarkan melalui koperasi desa dan kelurahan dengan melibatkan generasi muda.

"Kita pakai influencer-influencer lokal. Pokoknya kita pakai anak muda semua," ucap Menkop.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.