- Home
-
- Megapolitan
-
- Persiapan Ramadan 2026, Pe...
Persiapan Ramadan 2026, Pemprov DKI Jaga Stabilitas Harga Jakarta
Jumat, 06 Feb 2026, 14:55 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi DKI Jakarta di Ballroom Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat (6/2). Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sebagai mitra strategis Pemprov DKI Jakarta. Fokus utama pertemuan diarahkan pada pengendalian inflasi pangan dan menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi musiman.
Gubernur Pramono menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Jakarta sepanjang 2025 menunjukkan tren positif berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik. Pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat sebesar 5,21 persen, melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,11 persen.
"Bagi saya dan Pak Wagub, yang paling menggembirakan adalah pada kuartal keempat kita bisa tumbuh 5,71 persen," ujar Pramono.
Ia menjelaskan, lonjakan tersebut tidak lepas dari berbagai kegiatan ekonomi yang digelar menjelang Natal dan Tahun Baru. Aktivitas tersebut mendorong perubahan pola belanja masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan konsumsi.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, secara konsisten menghadirkan program untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Salah satu yang dinilai efektif adalah Jakarta Festive Wonders 2025 yang menggabungkan digitalisasi transaksi dan kreativitas dekorasi pusat perbelanjaan serta hotel.
"Acara JFW 2025 yang baru selesai Januari lalu menghasilkan transaksi Rp15,2 triliun," katanya.
Menurutnya, capaian tersebut memberi kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta yang pada triwulan sebelumnya berada di kisaran 5 persen. Angka tersebut kemudian terdongkrak lebih tinggi pada akhir tahun.
Pramono juga menyoroti kontribusi Produk Domestik Bruto DKI Jakarta terhadap perekonomian nasional yang mencapai 16,61 persen sepanjang 2025. Ia menegaskan hampir seluruh lapangan usaha di Jakarta mencatatkan pertumbuhan positif.
"Kami melihat sektor penyediaan akomodasi serta makan dan minum tumbuh sangat baik, terutama setelah diberikan berbagai insentif," ucapnya.
Selain sektor tersebut, pertumbuhan juga tercatat pada sektor transportasi dan pergudangan serta jasa lainnya. Pemerintah daerah menilai kebijakan stimulus yang tepat sasaran mampu menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mendorong ekspansi.
Dalam konteks pengendalian inflasi, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mendukung target inflasi nasional 2026 sebesar 2,5 persen dengan deviasi satu persen. Pengendalian inflasi pangan bergejolak juga diarahkan tetap berada di kisaran 3 hingga 5 persen.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait, Bank Indonesia, Bulog, serta pelaku usaha. Strategi yang dijalankan mencakup kerja sama antardaerah, penguatan urban farming, pasar murah, dan pemantauan harga secara berkala.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan mengapresiasi capaian ekonomi Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono dan Rano. Ia menilai lonjakan pertumbuhan menunjukkan daya tahan ekonomi Jakarta yang kuat.
"Kita bisa keluar dari masa krisis, dari di bawah 5 persen menjadi 5,71 persen," ujar Iwan.
Ia menambahkan, solidnya kolaborasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi Jakarta. Bank Indonesia optimistis inflasi 2026 dapat dijaga sesuai sasaran dengan sinergi yang berkelanjutan.
"Kami akan terus mengawal pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi tetap terkendali," pungkasnya.
- Bank Indonesia (BI)
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Stabilitas Harga
- Idul Fitri
- Pemprov DKI Jakarta
- Ramadan dan Idul Fitri
- Inflasi Jakarta
- Ramadan 2026
- Ramadhan 2026
- TPID DKI Jakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.