BMKG Sebut Gempa M6,4 di Pacitan Berjenis Megathrust dengan Kedalaman Dangkal

Jumat, 06 Feb 2026, 13:24 WIB

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2) dini hari merupakan gempa megathrust dengan kedalaman dangkal.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada pewarta dalam grup informasi kegempaan nasional di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan naik atau thrusting, yang menjadi ciri khas gempa pada zona subduksi megathrust selatan Jawa.

Ket. Foto: Infografis BMKG terkait gempa yang berpusat di tenggara Pacitan. — Sumber: BMKG

BMKG menilai gempa tersebut patut disyukuri masyarakat tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika kekuatannya lebih besar berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir selatan Jawa.

Menurut dia, hal tersebut pernah terjadi sebagaimana catatan BMKG wilayah Pacitan memiliki rekam jejak tsunami, antara lain peristiwa tsunami pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859 yang terjadi setelah gempa besar di zona subduksi selatan Pulau Jawa.

 Secara geografis, lanjutnya, wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa serta memiliki banyak teluk dan pantai sempit yang dapat memperkuat amplitudo gelombang tsunami apabila terjadi gempa besar.

BMKG sebelumnya mendeteksi gempa bermagnitudo 6,4 terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan.

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dengan Pacitan, Bantul, dan Sleman (intensitas IV MMI), Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, hingga Banjarnegara (III MMI), serta Tuban dan Jepara (II MMI)

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga pukul 01.35 WIB belum terpantau adanya gempa susulan.

 Berdasarkan data sementara BPBD Jatim, gempa mengakibatkan satu rumah rusak berat di Pacitan, satu rumah rusak ringan di Wonogiri, empat rumah rusak ringan di Bantul, serta satu rumah rusak ringan di Sleman.

  • Gempa Pacitan

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.