Dimitrov Menang di Paris Masters
Rabu, 29 Okt 2025, 07:33 WIBPARIS â Petenis Bulgaria Grigor Dimitrov menandai kembalinya ke lapangan dengan kemenangan meyakinkan atas petenis tuan rumah, Giovanni Mpetshi Perricard 7-6(5), 6-1. Ini terjadi dalam laga putaran pertama Paris Masters, Selasa (28/10), di tempat baru, La Defense Arena.
Setelah hampir empat dekade berlangsung di Accor Arena Bercy, turnamen Masters 1000 ini berpindah ke sisi barat kota Paris. Dia menempati arena serbaguna raksasa yang menjadi rumah bagi klub rugbi Racing 92. Dibuka pada tahun 2017, arena ini juga pernah digunakan untuk cabang renang Olimpiade tahun lalu, serta menjadi lokasi konser dan pertemuan politik berskala besar.
Dalam format barunya sebagai arena tenis, La Defense Arena menghadirkan lapangan utama terbesar kedua di dunia setelah Arthur Ashe Stadium milik US Open. Bagi Dimitrov, laga ini menjadi ajang penebusan setelah mundur di babak keempat Wimbledon lalu. Saat itu sempat unggul dua set atas Jannik Sinner, akibat cedera.
âMenang atau kalah, kali ini tetap terasa seperti kemenangan. Saya sangat bahagia bisa bertanding lagi. Saya harus sangat sabar terhadap diri sendiri. Saya bermain melawan lawan yang hebat dan bersyukur bisa menutup laga dengan kemenangan,â ujar petenis berusia 34 tahun itu.
Meski menghadapi dukungan penonton tuan rumah yang riuh, Dimitrov mampu merebut set pertama melalui tie-break yang ketat. Momentum itu dilanjutkan dengan mematahkan servis Perricard di gim pembuka set kedua dan melaju tanpa hambatan ke babak 32 besar. Dia akan menunggu pemenang antara mantan petenis nomor satu dunia Daniil Medvedev dan wakil Spanyol, Jaume Munar.
Sebelumnya, unggulan ke-12 asal Russia, Andrey Rublev, melangkah mulus usai menundukkan petenis Inggris Jacob Fearnley 6-1, 6-4. âJacob sempat kesulitan dengan servisnya di set pertama, itu membantu saya. Tapi dia bermain jauh lebih baik di set kedua. Saya senang bisa menang,â ujar Rublev.
Turnamen edisi perdana di arena baru ini juga diawali dengan dua kemenangan petenis Prancis berstatus wildcard, Arthur Cazaux. Dia meraih kemenangan perdana di lapangan utama berkapasitas 17.500 penonton. Arthur mengalahkan Luciano Darderi 7-6(5), 7-6(4). Sebelum finalis Shanghai Masters, Arthur Rinderknech, menumbangkan Fabian Marozsan dengan skor identik.
Di lapangan lain, petenis muda Italia Flavio Cobolli meraih kemenangan 6-1, 6-4 atas Tomas Machac (Ceko). ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BRIN Paparkan Metode Speed Breeding Tanaman Buah
-
9 Kisah Gelap di Balik Film Disney: Dari Pembunuhan hingga Rasisme yang Terselubung!
-
KKP Tangkap Kapal Ikan Ilegal dan Gagalkan Penyelundupan Telur Penyu
-
Berlimpah! Ada 1,4 Juta Tawaran Kerja Teronggok, RI Masih Belum Bergerak Cepat!
-
Kemenpora Dorong Olahraga Yoga Sebagai Sarana Keharmonisan di Tengah Tekanan
-
Menteri PPPA Imbau Perempuan Waspadai Informasi di Media Sosial
-
Kota Waringin Timur Ekstrahati-hati Menerapkan Hukum Adat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.