Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Pandji Bergulir, Polisi Periksa Dua Komika Pembuka Acara 'Mens Rea'

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Pandji Bergulir, Polisi Periksa Dua Komika Pembuka Acara 'Mens Rea' Doc: Antara
Ket. Komika Pandji Pragiwaksono

JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi berinisial DWN dan AAD yang merupakan komika yang menjadi pembuka atau opener acara pertunjukan Pandji Pragiwaksono berjudul "Mens Rea".

"Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi dan diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) pada kegiatan Mens Rea," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan kedua saksi tersebut diperiksa terkait klarifikasi penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan serta materi yang disampaikan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan untuk memanggil komika atau pelawak tunggal, Pandji Pragiwaksono (PP) pada Jumat, 6 Februari 2026, terkait sejumlah laporan yang ditujukan kepadanya.

"Saudara PP diminta untuk hadir klarifikasi pada Jumat (6/2) pukul 10.00 WIB," ujar Budi saat dikonfirmasi, Selasa (3/2).

Panggilan tersebut, menurut dia, merupakan tindak lanjut atas lima laporan polisi yang ada, dan diharapkan yang bersangkutan dapat hadir untuk melakukan klarifikasi sehingga semuanya terjawab.

"Ini kan undangan klarifikasi, karena yang dilaporkan adalah objek yang sama, sehingga penyidik berpikir untuk menghemat bagaimana mengatur waktu dipanggil secara satu waktu dalam lima perkara," tutur Budi.

Terkait kasus tersebut, Polda Metro Jaya juga telah memeriksa 10 orang saksi dalam kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Pandji.

"Saat ini, kami sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap 10 orang, baik itu saksi maupun para ahli, yang sehubungan dengan substansi konten tersebut," ungkap Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin pada 20 Januari 2026. 

Sementara itu, pada Selasa (3/2), Pandji diketahui telah bersilaturahim dan tabayun ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait materi stand up comedy "Mens Rea" yang belakangan menjadi perhatian sejumlah pihak, khususnya terkait isu keagamaan.

Pandji mengatakan kedatangannya ke MUI bertujuan untuk menjelaskan maksud dan konteks pertunjukan stand up comedy yang dibawakannya, termasuk sejumlah materi yang dinilai memerlukan penjelasan lebih mendalam.

“Saya datang niatnya untuk menjelaskan, sebenarnya untuk bertabayun, untuk menjelaskan maksud dari pertunjukan saya, maksud dari sejumlah jokes saya yang kelihatannya butuh untuk dielaborasi lebih dalam," ujar Pandji setelah pertemuan di kantor MUI tersebut di Jakarta, Selasa (3/2). 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.