Kualitas dan Keamanan MBG Harus Ditingkatkan
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim PenulisDengan optimalisasi kerja sama itu, Komisi IX meyakini baik sumber daya manusia (SDM) dari BGN maupun BPOM dapat berkolaborasi dalam memastikan MBG bagi penerima manfaat benar-benar bergizi dan aman.
“Ini agar BGN juga welcome terhadap SDM BPOM untuk berkolaborasi memastikan makanan berkualitas, bergizi, aman, sanitasi SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi) juga tersedia dengan baik,” kata dia.
Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto itu.
Lebih lanjut, Ru’yat mengungkapkan berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan oleh Komisi IX DPR RI, ditemukan bahwa salah satu penyebab terjadinya keracunan MBG adalah air dan tempat pembuatan makanan yang tidak higienis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Berarti ini menunjukkan bahwa ketersediaan air yang tidak higienis atau juga tempat yang mungkin tidak higienis sehingga masih ada kontaminasi bakteri dan ini harus dieliminasi,” kata dia.
Sebelumnya, BGN telah memastikan bakal memperketat pengawasan operasional seluruh SPPG guna mencegah kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Program MBG. Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan dapur SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) diberi tenggat waktu sebulan untuk segera mengurus perizinan tersebut. Jika tidak, katanya, operasional dapur dihentikan sementara waktu, sebagai sanksi. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!