Tiongkok Buru Tikus yang Curi Dana Militer
📅 Senin, 02 Feb 2026, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/WANG ZHAO
BEIJING – Surat kabar militer resmi Tiongkok menyerukan agar para pejabat korup yang menyalahgunakan dana militer dihukum, beberapa hari setelah pengumuman penyelidikan tingkat tinggi terhadap para jenderal tertinggi negara itu mengguncang lembaga pertahanan Beijing.
“Berantaslah korupsi yang merusak pembangunan kemampuan tempur, selidiki secara menyeluruh dan berantaslah 'tikus-tikus gemuk' yang menggelapkan dana militer,” demikian perintah sebuah pusat penelitian Universitas Pertahanan Nasional kepada para pembaca pada akhir pekan lalu di Harian Tentara Pembebasan Rakyat.
Menurut komentar tersebut, prioritas harus diberikan kepada kasus-kasus di mana isu politik dan komersial saling terkait, dan menyerukan disiplin di industri-industri kunci dan area-area yang tumpang tindih antara militer dan pemerintah daerah.
Universitas ini adalah akademi militer terkemuka di Tiongkok dan diawasi langsung oleh Komisi Militer Pusat, sementara PLA Daily dibaca oleh perwira pertahanan, kadet akademi, dan juga para peneliti.
Langkah Presiden Xi Jinping untuk menyelidiki jenderal utamanya dan mantan sekutunya, Jenderal Zhang Youxia, menandai perkembangan paling mengejutkan hingga saat ini dalam pembersihan militer terbesar di Tiongkok dalam kurun waktu sekitar setengah abad.
Sebaiknya Anda baca juga:
Investigasi yang diumumkan pada 24 Januari juga menargetkan Kepala Staf Gabungan Liu Zhenli, menimbulkan pertanyaan baru tentang kesiapan angkatan pertahanan.
Pelanggaran Disiplin
Tiongkok hingga saat ini belum memberikan alasan resmi untuk penyelidikan tersebut selain mengatakan bahwa para pria itu dicurigai telah melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah editorial di halaman depan PLA Daily yang diterbitkan pada Sabtu (31/1) mengatakan bahwa kampanye antikorupsi Beijing tidak mengenal zona terlarang, memperkuat kebijakan pengawasan total dan tanpa toleransi.
Terlepas dari penderitaan dan kesulitan jangka pendek, militer justru menjadi lebih tangguh dan mematikan melalui pembersihan semacam itu, menurut komentar surat kabar tersebut.
Pada tanggal 29 Januari lalu, Kementerian Pertahanan Tiongkok pun berupaya meredakan kekhawatiran tentang kesiapan tempur.
“Semakin keras militer rakyat memerangi korupsi, semakin kuat, murni, dan efektif pula kemampuan tempurnya,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan, Jiang Bin, dalam sebuah pengarahan rutin.
“Kami akan selalu menjadi kekuatan heroik yang dapat dipercaya oleh partai dan dapat diandalkan oleh rakyat,” pungkas dia. ST/Bloomberg/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!