Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPPG Batam Imbau Dapur MBG Tak Pakai Gas Elpiji 3 Kg

📅 Senin, 02 Feb 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPPG Batam Imbau Dapur MBG Tak Pakai Gas Elpiji 3 Kg Doc: ANTARA
Ket. Tumpukan gas elpiji 3 kg yang akan dibagikan kepada masyarakat di Batam, Kepri.

BATAM - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak menggunakan gas elpiji subsidi 3 kg dalam operasional harian.

Koordinator Wilayah SPPG Batam Defri Frenaldi menegaskan penggunaan gas melon bersubsidi tidak diperbolehkan sama sekali untuk dapur MBG.

“Tidak boleh sama sekali menggunakan gas 3 kg. Kalau ada yang menemukan, bisa dibantu untuk dilaporkan,” ujar Defri saat dihubungi di Batam, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, larangan tersebut diatur dalam Juknis SK Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 401.1 Tahun 2025.

Dalam aturan itu, ia menjelaskan bahwa dapur SPPG wajib menggunakan instalasi gas dengan standar keamanan tertentu.

“Gas yang digunakan harus menggunakan instalasi, dengan letak gas station di luar ruangan. Pilihannya menggunakan elpiji 50 kg, atau jika tidak tersedia, boleh menggunakan elpiji 12 kg,” katanya.

Terkait sanksi, Defri menyebutkan pendekatan awal yang dilakukan adalah pemberian teguran.

“Saya akan beri teguran terlebih dahulu agar segera diganti,” katanya.

Secara teknis, dalam juknis juga diatur bahwa sumber gas dapat berasal dari Liquiefied Natural Gas (LNG), elpiji, gas alam, maupun biogas.

“Instalasi gas juga harus memenuhi standar keamanan, mulai dari letak gas station yang terpisah dari ruang pengolahan makanan, penggunaan pipa sesuai standar, hingga pengelasan pipa oleh welder bersertifikat,” katanya.

Selain itu, dapur SPPG dianjurkan menggunakan gas sesuai kebutuhan operasional agar lebih efisien dan aman.

Di Batam sendiri, Defri menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 120 SPPG yang telah memiliki surat keputusan.

“Dari 120 SPPG yang memiliki SK, yang sudah operasional ada 106, dan 14 lainnya masih menunggu verifikasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.