Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Provinsi Lampung 2025 Melonjak 18,78 Persen, Produk Kimia yang Tertinggi

📅 Senin, 02 Feb 2026, 17:08 WIB | Oleh:
Ekspor Provinsi Lampung 2025 Melonjak 18,78 Persen, Produk Kimia yang Tertinggi Doc: antara foto
Ket. Aktivitas ekspor Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat nilai ekspor provinsi tersebut selama 2025 mencapai 6.637,72 juta dollar AS atau meningkat 18,78 persen dengan 10 barang nonmigas seperti produk kimia mengalami peningkatan tertinggi.

"Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Januari-Desember 2025 mencapai 6.637,72 juta dollar AS, atau mengalami peningkatan sebesar 18,78 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 yang nilainya sebesar 5.588,27 juta dollar AS," ujar Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Lampung M Sabiel berdasarkan keterangannya secara daring di Bandarlampung, Senin (2/2).

Ia mengatakan sedangkan nilai ekspor khusus di Desember 2025 sebesar 661,98 juta dollar AS, mengalami peningkatan sebesar 16,19 persen dibanding Desember 2024 dengan nilai 569,76 juta dollar AS.

"Sepuluh barang Utama nonmigas yang diekspor selama 2025, golongan berbagai produk kimia mengalami peningkatan tertinggi sebesar 117,51 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara penurunan terdalam terjadi pada golongan ampas dan sisa industri makanan sebesar 25,95 persen," katanya.

Dia menjelaskan ada tiga negara tujuan ekspor terbesar selama 2025 di Lampung yakni Amerika Serikat dengan nilai ekspor 1.019,46 juta dollar AS, Pakistan 629,25 juta dollar AS dan Tiongkok sebesar 623,88 juta dollar AS.

"Selama Januari-Desember 2025 nilai ekspor sektor pertanian meningkat sebesar 68,69 persen dan sektor industri pengolahan naik sebesar 13,48 persen, sedangkan sektor pertambangan dan lainnya turun sebesar 16,43 persen," ucap dia.

Ia melanjutkan untuk perkembangan impor di Lampung selama Januari-Desember 2025 mencapai 2.068,15 juta dollar AS, mengalami penurunan sebesar 2,26 persen dibanding periode yang sama di 2024 yang mencapai 2.115,97 juta dollar AS.

"Dari sepuluh barang utama non migas selama 2025 golongan kereta api, trem dan bagiannya mengalami peningkatan tertinggi sebesar 5.239,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara penurunan terjadi pada golongan gula dan kembang gula sebesar 49,49 persen," tambahnya.

Menurut dia, tiga negara pemasok terbesar selama Januari-Desember 2025 yaitu Nigeria sebesar 354 juta dolar AS, Amerika Serikat 324,06 juta dollar AS, Australia 263,6 juta dollar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp72.400/...
Luar Negeri
Netanyahu Tolak Rencana 15 ...
Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Rombak Total Timnas Sepak Bola
📅 Senin, 10-Agu-2026
# 7
Rombak Total Timnas Sepak Bola
📅 Senin, 10-Agu-2026
Rombak Total Timnas Sepak Bola
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.