Perkuat Kemitraan Manufaktur, HKI dan Singapore Manufacturing Federation Teken MoU Strategis
Jumat, 30 Jan 2026, 11:58 WIBJAKARTA-Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation (SMF) hari ini 30 Januari 2026 secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis sebagai langkah konkret memperkuat sinergi dan kolaborasi pengembangan sektor manufaktur serta kawasan industri antara Indonesia dan Singapura.
Penandatanganan dilaksanakan dalam rangkaian Manufacturing Day Summit di Singapura, forum manufaktur regional bergengsi yang mempertemukan pelaku industri, asosiasi, dan pembuat kebijakan lintas negara guna mendorong kemitraan, inovasi, dan transformasi industri masa depan.
MoU diteken langsung oleh Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Akhmad Maâruf Maulana, dan President Singapore Manufacturing Federation, Lennon Tan, serta disaksikan oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap penguatan kerja sama industri bilateral kedua negara.
Sebagai salah satu basis manufaktur terbesar di Asia Tenggara, sektor manufaktur Indonesia berkontribusi lebih dari 18 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menjadi motor utama ekspor, penciptaan lapangan kerja, serta hilirisasi industri bernilai tambah tinggi. Didukung 175 kawasan industri yang tersebar di berbagai koridor ekonomi strategis, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai hub produksi regional dan tujuan utama relokasi serta ekspansi industri global.
Melalui kemitraan ini, kedua organisasi akan mendorong promosi dan fasilitasi investasi manufaktur, memperkuat integrasi rantai pasok regional. Kolaborasi juga diarahkan pada kemitraan dalam hal inovasi, serta transfer teknologi guna mempercepat hilirisasi dan peningkatan nilai tambah industri. Selain itu, HKI dan SMF akan bahu membahu dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua Umum HKI, Akhmad Maâruf Maulana, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan membuka akses lebih luas bagi perusahaan Singapura untuk memanfaatkan potensi kawasan industri Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor.
âKemitraan ini menjadi jembatan strategis untuk menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan pengembangan talenta industri. HKI siap memfasilitasi perusahaan Singapura untuk tumbuh bersama di kawasan industri Indonesia yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global,"tegas Akhmad dari Singapura, Jumat (30/1).
Kehadiran Wakil Menteri Perindustrian RI dalam acara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempererat hubungan ekonomi IndonesiaâSingapura, sekaligus mempercepat realisasi investasi, transformasi industri, dan penciptaan lapangan kerja bernilai tambah tinggi.
HKI dan SMF optimistis bahwa MoU ini akan menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya ekosistem manufaktur regional yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dan Singapura sebagai mitra strategis dalam rantai pasok industri ASEAN dan global.
- Industri Manufaktur
- Kementerian Perindustrian
- Himpunan Kawasan Industri Indonesia
- Indonesia Singapura
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Generasi Muda Bikin PMDN Agro Naik Tajam! Kemenperin: Makanan Minuman Jadi Magnet Baru
-
Perkuat Ekosistem, Kemenperin Libatkan IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
-
Lawan Serbuan Impor! Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Rp300 M di Subang, 40% Buat Ekspor
-
Bungkus Produk Asal-asalan? Menperin: IKM Bisa Kalah Saing Kalau Kemasan Nggak Naik Kelas
-
Kemenperin: Asesor Kompetensi Kunci Transformasi Manufaktur yang Adaptif
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
-
Setop Jadi Penonton! Kemenperin Bongkar Jurus Cetak SDM Industri Jemput Investasi Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.