- Home
-
- Luar Negeri
-
- Irak Mau Diobok-obok Trump...
Irak Mau Diobok-obok Trump, Baghdad Tolak Campur Tangan Asing
Jumat, 30 Jan 2026, 10:30 WIBBAGHDAD - Administrasi kepresidenan Irak menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk campur tangan asing dalam politik domestik negara itu, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghentikan bantuan kepada Irak jika Nouri al-Maliki terpilih sebagai perdana menteri.
âKepresidenan Republik Irak menegaskan kembali penolakannya terhadap segala bentuk intervensi eksternal dalam urusan politik Irak,â bunyi pernyataan kantor kepresidenan pada Kamis (29/1).
Pada Selasa, Trump mengatakan AS tidak akan memberikan bantuan kepada Irak apabila al-Maliki kembali menjabat sebagai perdana menteri. Trump menilai, pada periode terakhir al-Maliki berkuasa, negara tersebut terjerumus ke dalam kemiskinan dan kekacauan total.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis, Kantor Presiden Irak menegaskan bahwa Kepresidenan Republik Irak menolak segala bentuk intervensi eksternal dalam urusan politik nasional.
Pernyataan itu menekankan bahwa seluruh persoalan dalam negeri merupakan hak kedaulatan yang melekat dan sepenuhnya ditentukan oleh rakyat Irak, sesuai dengan kehendak bebas mereka, konstitusi, serta sistem demokrasi yang berlandaskan pemilu sebagai wujud nyata pilihan rakyat.
âSeluruh urusan dalam negeri merupakan hak kedaulatan yang melekat dan harus ditentukan secara eksklusif oleh rakyat Irak sendiri, sesuai dengan kehendak bebas mereka, Konstitusi, dan sistem demokrasi negara yang berlandaskan pemilu sebagai perwujudan sejati pilihan rakyat,â kata kantor tersebut.
Pernyataan itu juga menegaskan bahwa penghormatan terhadap kedaulatan nasional merupakan hal mendasar dalam proses pembangunan negara dan penguatan stabilitas politik, khususnya pada tahap pembentukan pemerintahan baru yang akan didasarkan pada hasil pemilu yang digelar pada November lalu.
Nouri al-Maliki pernah menjabat sebagai perdana menteri Irak pada periode 2006 hingga 2014. Pada masa akhir pemerintahannya, kelompok teroris ISIS menguasai wilayah yang luas di Irak.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
bank bjb Catat Kinerja Solid di 2025, Aset Tembus Rp221,4 Triliun
-
Dua Terdakwa Kasus Proyek Perumahan Fiktif Hadapi Sidang Putusan
-
Pasar Ekspor Terbuka Lebar, Sebanyak 1.819 Produk Kini Bebas Bea Masuk ke AS
-
IPA Portable Semanan Resmi Beroperasi, Ratusan Pelanggan Baru PAM JAYA Kini Terlayani
-
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tumbuh 6,80 Persen per Februari 2026
-
Ketua MPR RI dan Ketum Muhammadiyah Bahas Dinamika Geopolitik Global
-
Mengenal 'Sheikh of Snipers', Penembak Runduk Irak yang Habisi Ratusan Anggota ISIS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.