Australia Open: Pemain Tenis Angkat Suara soal Sorotan Kamera Berlebihan, Gauff, Kami Manusia, Bukan Objek Tontonan

Kamis, 29 Jan 2026, 08:59 WIB

MELBOURNE, AUSTRALIA — Coco Gauff menegaskan dirinya adalah “manusia nyata dengan perasaan nyata” pada hari Rabu (28/1) waktu setempat, setelah sejumlah petenis papan atas mendukung seruannya agar pemain mendapat privasi lebih selama turnamen. Iga Swiatek bahkan menyamakan situasi tersebut dengan “binatang di kebun binatang”, sementara Serena Williams tampil membela Gauff.

Unggulan ketiga asal Amerika Serikat itu menjadi sorotan setelah kamera menangkap momen dirinya memukul raket di area dalam stadion, Selasa lalu, usai tersingkir di perempat final Australia Open. Gauff mengaku saat itu ia berusaha mencari tempat yang lebih tertutup untuk meluapkan kekecewaan, tanpa disaksikan penonton, termasuk anak-anak.

Ket. Foto: Coco Gauff. — Sumber: AFP

“Saya mencoba pergi ke tempat yang menurut saya tidak akan disiarkan, tapi ternyata tetap disiarkan,” kata Gauff tak lama setelah kejadian tersebut.

“Mungkin perlu ada pembicaraan soal ini, karena saya merasa di turnamen ini satu-satunya tempat yang benar-benar privat hanyalah ruang ganti.”

Sehari setelah rekaman itu viral di media sosial, Gauff menulis di platform X: “Saya manusia nyata dengan perasaan nyata. Saya sangat peduli dan sedang berusaha sebaik mungkin. Terima kasih untuk mereka yang memahami hal itu.”

Legenda tenis Amerika Serikat, Serena Williams, langsung membela kompatriotnya. Melalui X, Williams menulis: “Gairah. Kepedulian. Itu penting. Tidak ada yang salah dengan benci kalah.”

Iga Swiatek, yang juga tersingkir di perempat final Melbourne setelah kalah dari Elena Rybakina, menilai kamera di area belakang panggung turnamen sudah terlalu mengganggu.

“Pertanyaannya, apakah kita petenis, atau binatang di kebun binatang yang bahkan diamati saat buang air?,” ujar petenis nomor dua dunia itu.

“Baiklah, itu memang berlebihan, tapi akan menyenangkan jika kami punya sedikit privasi. Akan menyenangkan jika bisa punya ruang sendiri tanpa selalu diawasi.”

Swiatek sendiri mengalami drama di luar lapangan pekan ini ketika ia sempat ditolak masuk ke salah satu area di Melbourne Park karena tidak mengenakan kartu akreditasi. Insiden itu terekam kamera dan menyebar luas di media sosial.

“Saya rasa seharusnya tidak seperti itu, karena kami ini petenis,” katanya. “Kami memang harus ditonton saat di lapangan dan di konferensi pers. Itu pekerjaan kami. Tapi bukan pekerjaan kami untuk jadi meme hanya karena lupa membawa akreditasi.”

‘Pelanggaran Privasi’

Unggulan keenam Jessica Pegula, yang melaju ke semifinal setelah mengalahkan Amanda Anisimova, sepakat bahwa kamera di luar lapangan sudah terlalu invasif.

“Coco tidak salah ketika mengatakan satu-satunya tempat yang privat adalah ruang ganti, dan itu gila,” ujar Pegula. “Kami hanya menjalani aktivitas sehari-hari, tapi rasanya seperti terus-menerus direkam.”

Pegula juga menyoroti perilaku warganet yang memperbesar gambar di ponsel pemain. “Saya melihat orang-orang di internet memperbesar layar ponsel para pemain dan semacamnya. Itu benar-benar tidak perlu. Menurut saya, itu jelas pelanggaran privasi.”

Anisimova mengaku tidak terlalu terganggu dengan sorotan kamera dan memilih “menundukkan kepala” menghadapi situasi tersebut. Namun, ia tetap sepakat dengan Gauff bahwa momen pribadi seharusnya tidak dipublikasikan.

“Ada momen-momen bagus yang dilihat publik, dan itu menyenangkan,” katanya. “Tapi ketika kalah, ada momen-momen yang tidak menyenangkan. Fakta bahwa video Coco diposting tanpa persetujuannya itu berat, karena dia tidak punya pilihan soal itu.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.