Kemnaker Sebut Program Magang Nasional Solusi bagi Lulusan Baru Menembus Dunia Kerja
Senin, 26 Jan 2026, 08:12 WIBJAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menilai Program Magang Nasional menjadi solusi konkret bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi yang kesulitan menembus dunia kerja akibat minim pengalaman kerja.
Cris dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1), mengatakan pemerintah tidak ingin program ini untuk hanya menjadi kegiatan administratif, melainkan benar-benar memberi pengalaman kerja nyata yang dibutuhkan lulusan baru sebelum terjun ke pasar kerja.
âKegiatan ini bagian dari monitoring dan evaluasi untuk memastikan pemagangan meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi. Ini penting agar mereka tidak terhambat hanya karena tidak punya pengalaman kerja,â kata dia.
Lebih lanjut, Cris mengatakan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi dari program yang diluncurkan pada tahun lalu tersebut.
Salah satunya di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kawasan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Di Nusakambangan, lebih dari 200 peserta Program Magang Nasional saat ini menjalani magang di berbagai UPT Pemasyarakatan.
Mereka ditempatkan di lingkungan kerja dengan disiplin tinggi dan sistem kerja nyata, yang jarang diperoleh lulusan baru di awal karier.
Cris menyebut Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menjadi salah satu mitra strategis penyelenggara Magang Nasional sekaligus penyumbang terbesar penerima peserta magang secara nasional. Kemenimipas bahkan mengusulkan kebutuhan peserta magang lebih dari 30 ribu orang.
âSetelah seleksi dan penyesuaian, yang disetujui sebanyak 21.686 peserta dan tersebar di 835 satuan kerja Kemenimipas," ucap Cris.
Khusus di Jawa Tengah, jumlah peserta magang yang diterima di lingkungan Kemenimipas tercatat mencapai 2.004 orang.
Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan dunia kerja terhadap talenta muda yang siap bekerja.
âProgram ini memberi manfaat ganda. Satuan kerja terbantu, sementara lulusan baru mendapatkan pengalaman kerja langsung yang relevan dan terstruktur,â jelas Cris.
Selain bertemu peserta magang, Sekjen Kemnaker juga meninjau sejumlah UPT Pemasyarakatan, antara lain Kembang Kuning, Pasir Putih, Batu, dan Permisan.
Selain itu, mengunjungi Balai Latihan Kerja Nusakambangan serta unit usaha produktif binaan Kemenimipas, seperti budidaya udang vaname, ikan sidat, perkebunan anggur, dan peternakan ayam.
âMelalui penguatan Program Magang Nasional, Kemnaker menegaskan komitmen negara menghadirkan jalan masuk yang lebih adil ke dunia kerja bagi lulusan baru, sekaligus memperkuat kesiapan SDM Indonesia menghadapi tantangan ketenagakerjaan,â ujarnya.
- Kemnaker
- dunia kerja
- Solusi
- Program Magang Nasional
- Lulusan Baru
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Meksiko, Swiss, Skotlandia, dan AS Amankan Posisi Puncak
-
Siasati Musim Kemarau dengan Percepatan Tanam Padi
-
Tak Lolos SPMB Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Sekolah Swasta Gratis untuk Warga Kurang Mampu.
-
Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
-
Gubernur Banten Tegaskan SPMB 2026 SMA, SMK, dan SKh Negeri Harus Sesuai Sistem, Tak Boleh Ada Jalur di Luar Mekanisme.
-
Parade Mobil Hias Bunga Warnai JIFF 2026
-
Telkomsel Kolaborasi Bersama TVRI Perluas Akses Piala Dunia 2026 Melalui MAXStream TV, Mulai Rp25 Ribu!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.