Kemnaker Hadirkan Platform SIAPKerja, Akses Layanan Ketenagakerjaan

Jumat, 04 Sep 2026, 09:45 WIB

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatakan platform SIAPkerja merupakan ekosistem layanan ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap berbagai layanan, mulai dari pelatihan dan sertifikasi hingga informasi dan kesempatan kerja.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/9), mengatakan pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan dirinya setelah mengikuti program penunjang seperti Magang Nasional (MagangHub).

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Kamis (3/9/2026). — Sumber: Kemnaker RI

"Dengan demikian, pengalaman selama pemagangan dapat menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang menuju kesiapan dan kemandirian dalam memasuki pasar kerja," kata dia.

Lebih lanjut, Cris menambahkan, Kemnaker juga terus mendorong agar program ketenagakerjaan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pengalaman kerja dan terhubung dengan kesempatan kerja.

"Karena penguasaan kompetensi perlu disertai pengalaman, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman terhadap lingkungan kerja agar lulusan lebih siap menghadapi dinamika pasar kerja," ujar dia.

Di sisi lain, Cris menyampaikan bahwa program Magang Nasional menjadi salah satu sarana penting bagi lulusan baru untuk menjembatani pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta dapat memahami proses kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri,” kata Cris.

Selain itu, Cris menjelaskan, melalui Magang Nasional, peserta tidak hanya mendapat kesempatan untuk mempraktikkan kompetensi, tetapi juga membangun kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, berkomunikasi, serta memahami budaya dan disiplin kerja.

“Jadi melalui MagangHub, Kemnaker berupaya memperluas akses kesempatan pemagangan bagi lulusan baru agar semakin banyak pencari kerja memiliki pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara penuh,” kata dia.

Sementara itu, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, menjadi salah satu tempat magang yang ditinjau oleh Kemnaker baru-baru ini.

Pelaksanaan MagangHub di Lapas Sukamiskin diikuti oleh 16 peserta. Sosialisasi terkait SIAPKerja juga diberikan kepada peserta MagangHub dari Lapas Banceuy (16 peserta), Lapas kelas 2 Perempuan (17 peserta), dan Lapas Kelas 2 Narkotika (16 peserta).

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.