Trump Ancam Tarif Anggur Prancis demi Tekan Macron Gabung “Dewan Perdamaian”

Rabu, 21 Jan 2026, 01:00 WIB

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (19/1), mengancam akan mengenakan tarif hingga 200 persen terhadap anggur dan sampanye asal Prancis, yang tampak sebagai upaya untuk menekan Presiden Prancis Emmanuel Macron agar bergabung dengan inisiatif “dewan perdamaian” yang digagas Trump guna menyelesaikan berbagai konflik global.

Dikutip dari Channel NewsAsia, inisiatif Trump tersebut rencananya akan dimulai dengan menangani konflik Gaza, kemudian diperluas ke konflik-konflik lain. Langkah ini menimbulkan pertanyaan mengenai peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Seorang sumber yang dekat dengan Macron mengatakan bahwa Presiden Prancis itu berniat menolak undangan untuk bergabung.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat Sidang Umum PBB di New York. — Sumber: AFP/Ludovic MARIN

Saat ditanya mengenai sikap Macron, Trump mengatakan, “Apakah dia mengatakan itu? Yah, tidak ada yang menginginkannya karena dia akan segera lengser dari jabatannya.”

“Saya akan mengenakan tarif 200 persen pada anggur dan sampanyenya, dan dia akan bergabung, tapi dia juga tidak harus bergabung,” ujar Trump.

Macron dijadwalkan berada di Davos pada Selasa (20/1), sebelum kembali ke Paris pada malam harinya. Para ajudan Istana Elysee mengatakan tidak ada rencana untuk memperpanjang masa tinggal Macron hingga Rabu (21/1), ketika Trump tiba di kota resor pegunungan Swiss tersebut.

Dalam serangan lain terhadap pemimpin Prancis itu, Trump mempublikasikan pesan pribadi dari Macron yang menyatakan bahwa dirinya tidak memahami tindakan Trump terkait Greenland. Prancis akan menggelar pemilihan presiden untuk menggantikan Macron pada 2027.

Saat ini, anggur dan minuman beralkohol yang diekspor dari Uni Eropa (UE) ke AS dikenai tarif sebesar 15 persen, tarif yang selama ini dilobi keras oleh Prancis agar diturunkan menjadi nol sejak Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyepakati perjanjian dagang AS–UE di Skotlandia musim panas lalu.

AS merupakan pasar terbesar bagi anggur dan minuman beralkohol Prancis, dengan nilai pengiriman mencapai 3,8 miliar euro pada 2024.

“Fakta bahwa kami kembali menerima ancaman akan membuat industri semakin sulit untuk berinvestasi dan menyulitkan perusahaan dalam mengambil keputusan investasi mereka,” kata Laurence Whyatt, kepala riset minuman Eropa di Barclays.

“Mereka harus lebih berhati-hati, menyimpan cadangan kas, tidak berinvestasi, karena mereka perlu mampu bertahan menghadapi badai kapan pun datang.”

Saham konglomerat barang mewah LVMH, yang memiliki produsen sampanye besar seperti Moët & Chandon, turun 2 persen pada perdagangan awal.

Ketua kelompok pelobi ekspor anggur dan minuman beralkohol Prancis (FEVS), Gabriel Picard, mengatakan bahwa industri tersebut telah mengalami penurunan aktivitas di pasar AS sebesar 20 hingga 25 persen pada paruh kedua tahun lalu akibat langkah-langkah perdagangan sebelumnya.

Negara-negara Eropa kini mempertimbangkan langkah balasan berupa tarif senilai 93 miliar euro, bahkan kemungkinan menggunakan “Instrumen Anti-Pemaksaan” UE untuk membalas ancaman kenaikan tarif terpisah terhadap sejumlah negara Eropa terkait isu Greenland.

  • Kebijakan AS

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jadi Daya Tarik Wisata Edukasi, Desa Wisata Dipromosikan ke Australia

Menyedihkan, Sejumlah Bangunan di Kota Bima NTB Rusak Terdampak Gempa M 7,7 di NTT

Kabar Duka! Satu Orang di Maumere Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Gempa

Temuan Baru! Peneliti Australia Temukan Cara Cegah Malaria, Ubah Gigitan Nyamuk Mematikan Jadi Booster Imun

Energi Surya Harus Jadi Andalan! IESR Ungkap Pentingnya Pembangunan PLTS

The Script Gelar Konser Lagi di GBK Jakarta! Catat Tanggalnya!

Keren! Niken Anjani Kembali Eksis di Film Bernuansa Hukum, Simak Peran Terbarunya

Liga Inggris: Manchester United Bangkit, Carrick Ingin Ubah Momentum Jadi Era Baru

Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel

Gempa Dahsyat dengan Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Bupati Keluarkan Imbauan Penting untuk Warga

Semoga Tidak Ada Jatuh Korban, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT

Terobosan Inovatif Pemprov Jabar, Fitur Imah Aing di Sapawarga Permudah Laporan Masyarakat di Rutilahu

Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!

Pelestarian Adat dan Budaya Keraton, Ada Potensi Ekraf di Dalamnya

Garuda Pertiwi U-16 Menggila, Arab Saudi Dihantam 7-0 di Srikandi Merdeka Cup 2026

75 Paskibraka Dikukuhkan untuk Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Semarak HUT ke-81 RI, Merah Putih 1.200 Meter Membentang di Bogor

Penerbangan Komersial Kembali Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Musim Baru Liga Inggris: Arsenal Bidik Gelar Beruntun di Tengah Pergantian Pelatih Tim-Tim Rival

BIAS 2026 di Cimahi Sasar 16.723 Siswa SD dan SMP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.