Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Tangerang Banten Anggarkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Jalan

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tangerang Banten Anggarkan Rp20 Miliar untuk Perbaikan Jalan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah.

KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, akan menganggarkan sebesar Rp20 miliar untuk kebutuhan perbaikan ruas Jalan Raya Pakuhaji yang rusak berat menyusul banyaknya keluhan masyarakat di daerah tersebut.

"Targetnya di tahun 2026 ini akan dilakukan perbaikan dengan kebutuhan biaya sebesar kurang lebih Rp20 miliar," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, di Tangerang, Selasa (20/1).

Ia menjelaskan Jalan Raya Pakuahji ini memiliki panjang keseluruhan sekitar 8,41 kilometer, dan yang mengalami kerusakan berat hanya sepanjang dua kilometer. Namun, dari total keseluruhan 8,41 kilometer ini sekitar 6,41 kilometer telah dilakukan perbaikan.

"Sisanya, 2 kilometer ini akan dilakukan perbaikan pada 2026 dengan anggaran murni," katanya.

Selain Jalan Raya Pakuhaji, kata dia, di tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan melakukan perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Sukadiri, tepatnya Jalan Raya Jati Talang yang menghubungkan Desa Buaran Jati, Gintung Pulo, dan Pulo Ceger.

Di mana, jalan tersebut memiliki panjang kurang lebih sekitar 7,8 kilometer dan yang mengalami kerusakan kurang lebih sekitar tiga kilometer.

"Di 2026 ini juga, kami akan melakukan perbaikan di Jalan Jati Talang yang panjang keseluruhan 7,8 kilometer, tetapi yang rusak hanya 3 kilometer. Insyaa Allah 2026 ini akan kita lakukan perbaikan semua," katanya.

Ia berharap, dengan dilakukannya perbaikan akses jalan ini masyarakat dan para pelaku pengguna jalan diminta untuk menjaga jalan tersebut agar tidak cepat rusak.

"Dengan cara, merawat jalan agar tidak dilintasi kendaraan-kendaraan yang beratnya melebihi 8 ton, atau hanya kelas 3 C," ujarnya.

Menurut dia, melalui perawatan tersebut jalan akan menjadi awet apabila hanya dilintasi kendaraan-kendaraan yang sesuai dengan kapasitas jalan. Apabila, melebihi kapasitasnya, maka umur jalan akan semakin pendek.

"Saya juga menghimbau kepada masyarakat dan para pengguna jalan. Agar, jalan tersebut dijaga dan dirawat secara bersama," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.