Mahasiswa Asal Papua di London Pamerkan Buku Karyanya Tentang Perdamaian ke Prabowo
Selasa, 20 Jan 2026, 00:00 WIBLONDON â Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris, memberikan kesan mendalam bagi Steve Mara, mahasiswa asal Papua yang tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di University of Bradford. Steve menceritakan pertemuannya dengan Prabowo membawa kebahagiaan sekaligus menjadi sumber energi positif bagi mahasiswa yang tengah menuntut ilmu jauh dari tanah air seperti dirinya.
Ini merupakan pertemuan keduanya dengan Prabowo. Dulu, Steve sempat berjumpa dengan Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
âSaya sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Bapak Presiden. Terima kasih Bapak Presiden sudah datang mengunjungi kami di Inggris,â kata Steve saat diwawancara, Minggu (18/1) malam waktu setempat.
Menurutnya, di tengah situasi global yang penuh konflik dan ketegangan, Prabowo konsisten membawa pesan perdamaian pada setiap kesempatan. Ia pun mengapresiasi kerja keras Prabowo dalam memimpin Indonesia.
âTerima kasih untuk kerja kerasnya, untuk semangatnya untuk Indonesia. Kita tahu di situasi dunia yang lagi kurang baik, tidak damai, tetapi Bapak Presiden selalu hadir dengan pesan perdamaian dan ini sangat luar biasa,â tuturnya.
Pada pertemuan itu, Steve juga memberikan buku yang ditulisnya dan baru dirilis akhir tahun 2025. Buku itu berjudul âWe All Want to Live in Peaceâ yang menggambarkan tentang perdamaian, sehingga sejalan dengan pesan yang selama ini konsisten disuarakan Prabowo.
âSaya juga sempat menyerahkan buku saya yang saya tulis tentang âWe All Want to Live in Peaceâ, saya baru launching akhir tahun 2025 kemarin,â kata Steve.
âKebetulan gambar atau foto yang saya gunakan itu, covernya adalah gambarnya Bapak Prabowo pada saat kunjungan ke Papua,â ucap dia.
Steve menjelaskan buku tersebut merupakan refleksi mendalam tentang makna perdamaian, baik secara personal maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. âJadi buku ini menceritakan tentang bagaimana kita berdamai, baik berdamai dengan diri sendiri maupun berdamai dengan sesama kita. Tapi juga bagaimana kita menciptakan perdamaian di Indonesia,â ujarnya.
Ia pun mengaku akan selalu mengingat pesan Prabowo kepadanya saat bertemu pertama kali. Saat itu, Steve telah lulus S2 dari Universitas Pertahanan dan akan melanjutkan studi ke Inggris.Â
âBeliau menyampaikan saya harus menjalankan studi dengan baik, supaya pulang mengabdi untuk menjaga perdamaian di Indonesia dan berkontribusi juga untuk perdamaian dunia,â tutupnya.
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kemenhub Raih Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year – Transportation
-
Presiden Prabowo Titipkan 5 Pesan untuk Warga NTB Usai Resmikan Bendungan Meninting.
-
Presiden Prabowo Hari ini Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional di Cikarang
-
Embun Upas Melanda Dieng, Hingga 30 Hektare Kebun Kentang Mengalami Kerusakan.
-
93 Sekolah Rakyat Permanen Dibangun! Prabowo: Ini Cara Putus Rantai Kemiskinan
-
Kolaborasi Gemes Yura Yunita, Hetty Koes Endang dan Indahkus Bawakan Lagu Berbahasa Sunda "Bandung"
-
39.540 Hektare Sawah Terselamatkan! Ini Manfaat 5 Bendungan yang Baru Diresmikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.