FIFA Series Ajang Pematangan Timnas
📅 Senin, 19 Jan 2026, 06:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Rizal Hanafi
JAKARTA - Indonesia dipastikan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan FIFA Series 2026, turnamen mini antarnegera yang berada dalam kalender resmi FIFA yang digelar 23-31 Maret. Ajang ini akan diikuti empat negara. Setiap tim, termasuk Indonesia, hanya akan melakoni dua pertandingan. Ini juga menjaga ajang pematangan timnas untuk pertama kali bersama pelatih baru.
FIFA menunjuk sembilan negara sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Selain Indonesia, negara lain yang mendapat kepercayaan adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Meski menggunakan format grup, sistem pertandingan dibuat ringkas sehingga setiap peserta hanya tampil dua kali.
Karena masuk agenda resmi FIFA, seluruh hasil pertandingan dalam FIFA Series akan memengaruhi perolehan poin ranking FIFA masing-masing negara. Dalam keterangan resmi, FIFA menyatakan turnamen ini bertujuan memperluas kesempatan pertemuan antarnegara dari berbagai konfederasi, sekaligus memberikan pengalaman lintas budaya bagi pemain dan pelatih.
FIFA juga berharap program FIFA Series dapat menjadi sarana percepatan pembangunan sepak bola global melalui pertandingan internasional yang lebih inklusif, serta membuka potensi pendapatan baru bagi federasi anggota. Hingga kini, PSSI belum mengumumkan secara resmi jadwal dan lokasi pertandingan Indonesia sebagai tuan rumah.
FIFA Series 2026 juga akan menjadi panggung debut John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris yang lama berkarier di Amerika Utara itu akan menjalani tugas perdananya bersama skuad Garuda di ajang internasional ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengamat sepak bola nasional, M Kusnaeni, mengingatkan publik agar tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi terhadap hasil yang diraih Timnas Indonesia. Menurutnya, Herdman masih membutuhkan waktu untuk mengenal karakter pemain dan menerapkan filosofi permainan yang diusungnya.
“Kita tidak bisa terlalu tinggi berekspektasi Herdman langsung melakukan perubahan di FIFA Series. Ini event pertama dia, dan dia belum bertemu dengan para pemain,” ujar pria yang akrab disapa Bung Kus tersebut.
Meski demikian, Bung Kus berharap sebelum turnamen dimulai Herdman sudah memiliki kesempatan membangun komunikasi dan chemistry dengan para pemain. Dengan persiapan yang cukup, Timnas Indonesia diharapkan mampu meraih hasil positif meski berada dalam fase awal transisi kepelatihan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Penting bagi publik untuk menyadari bahwa event pertama selalu menjadi tantangan berat bagi pelatih baru, apalagi datang dari kultur sepak bola yang berbeda. Selama ini dia banyak berada di Amerika Utara, dengan level dan karakter kompetisi yang tentu tidak sama,” jelasnya.
Dalam FIFA Series 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Yunani, tiga negara dari benua berbeda dengan gaya bermain yang beragam. Situasi ini dinilai Bung Kus sebagai ujian awal yang tidak ringan bagi Herdman.
“Ini tantangan besar. Lawannya berbeda-beda. Cara bermainnya juga berbeda, sementara Herdman baru beradaptasi dengan para pemain yang mungkin baru dia temui menjelang turnamen. Kita beri ruang dan kesempatan bagi Herdman untuk membangun tim dan menanamkan filosofi sepak bolanya secara bertahap,” tandasnya. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!