• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Catat Waktunya: Malam Nisf...

Catat Waktunya: Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh 2 Februari 2026, Berikut Rinciannya

Senin, 19 Jan 2026, 18:55 WIB

JAKARTA - Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu momen penting dalam kalender Islam yang selalu dinanti umat Muslim di berbagai belahan dunia. Malam ini menandai pertengahan bulan Syaban sekaligus menjadi fase spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 1447 Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, tanggal 15 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Karena pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak waktu Maghrib, maka malam Nisfu Syaban dimulai sejak Senin malam, 2 Februari 2026.

Ket. Foto: Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 1447 Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, tanggal 15 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. — Sumber: Pexels

Dengan ketentuan tersebut, umat Islam akan memasuki malam Nisfu Syaban setelah matahari terbenam pada Senin sore. Sementara itu, puncak peringatan Nisfu Syaban atau tanggal 15 Syaban berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam sistem penanggalan Islam, satu hari baru tidak dimulai pada tengah malam seperti kalender Masehi. Hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak terbenamnya matahari atau waktu Maghrib, sehingga malam Nisfu Syaban berlangsung sejak malam 14 Syaban hingga sebelum Maghrib 15 Syaban.

Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam penuh keberkahan dan pengampunan dosa. Sejumlah riwayat menyebutkan bahwa pada malam tersebut Allah SWT membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bertobat dan bersungguh-sungguh dalam ibadah.

Karena keistimewaan tersebut, banyak umat Islam menjadikan Nisfu Syaban sebagai momentum memperbaiki kualitas spiritual. Aktivitas ibadah yang umum dilakukan meliputi doa, istighfar, zikir, salat malam, membaca Al-Qur’an, serta refleksi diri menjelang Ramadhan.

Selain ibadah personal, di beberapa daerah Malam Nisfu Syaban juga diperingati secara kolektif melalui kegiatan keagamaan di masjid dan musala. Kegiatan tersebut biasanya diisi dengan doa bersama, pengajian, serta pembacaan surah Yasin yang menjadi tradisi di sejumlah komunitas Muslim.

Momentum Nisfu Syaban juga kerap dimaknai sebagai waktu evaluasi diri sebelum memasuki bulan penuh ibadah. Banyak umat Islam memanfaatkan malam ini untuk memperbaiki niat, memperkuat komitmen beribadah, dan mempersiapkan mental spiritual menghadapi Ramadhan.

Dengan jatuhnya Nisfu Syaban pada awal Februari 2026, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momen ini secara maksimal. Malam ini menjadi pengingat penting bahwa Ramadhan sudah semakin dekat dan kesiapan spiritual perlu dipersiapkan sejak dini.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.