- Home
-
- Megapolitan
-
- Harga Sejumlah Kebutuhan P...
Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik, DPRD DKI Pastikan Stok Pangan Aman
Rabu, 25 Feb 2026, 15:10 WIBJAKARTA - Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriyah, harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako tercatat mengalami kenaikan di berbagai pasar. Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi harga secara umum masih relatif stabil dan terkendali.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengendalikan gejolak pasar. Ia menegaskan pengawasan distribusi dan pasokan terus diperkuat guna menjaga daya beli masyarakat.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, sebagian besar komoditas menunjukkan tren kenaikan. Cabe rawit merah tercatat naik 9,54 persen menjadi Rp83.850 per kilogram, sementara cabe merah keriting meningkat 8,16 persen menjadi Rp50.350 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada komoditas bawang merah yang naik 5,68 persen menjadi Rp46.500 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang turut mengalami kenaikan 1,35 persen menjadi Rp41.350 per kilogram.
Harga beras kualitas bawah tercatat naik 3,13 persen menjadi Rp14.650 per kilogram.
"Sedangkan beras kualitas bawah II naik 4,55 persen menjadi Rp15.100 per kilogram," ujar Nova.
Di sisi lain, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina menyebut kenaikan juga terjadi pada komoditas protein hewani. Daging ayam ras naik 2,18 persen menjadi Rp42.150 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas I meningkat 1,74 persen menjadi Rp145.900 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas II naik 2,83 persen menjadi Rp139.400 per kilogram.
Menanggapi perkembangan tersebut, Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto menegaskan pihaknya akan terus memantau pergerakan harga di lapangan. Pengawasan dilakukan agar tidak terjadi lonjakan yang membebani masyarakat selama Ramadhan.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, masih terdapat sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Meski secara umum harga bahan pokok tersebut dinilai relatif stabil," ungkap Wahyu.
Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjaga pasokan tetap aman. Langkah pengendalian harga dinilai penting guna memastikan stabilitas pangan selama bulan Ramadhan 1447 H tetap terjaga.
- DPRD DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Harga Sembako
- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional
- PIHPS
- Ramadan 2026
- Ramadan 1447 H
- Harga Pangan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Detik-Detik Delapan Rumah di Singkawang Terbakar, Seorang Anak Perempuan Tewas, Ini Kronologinya!
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
Pascagempa, Pemkab Manggarai Barat Pastikan Pariwisata Labuan Bajo Aman Dikunjungi
-
Kemenhut Lanjutkan Upaya Pendinginan Area Karhutla di Gunung Bromo
-
Lembaga Think Tank Desak Pemerintah Inggris Tinggalkan PDB Sebagai Ukuran Utama Kesejahteraan
-
Youth Today, Leaders Tomorrow: BI dan Pemprov DKI Bentuk 500 Pemimpin Muda Jakarta
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.