Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belum Ada Super Flu di Jakarta, Warga Diimbau Terapkan Perilaku Hidup Bersih

📅 Senin, 19 Jan 2026, 10:40 WIB | Oleh:
Belum Ada Super Flu di Jakarta, Warga Diimbau Terapkan Perilaku Hidup Bersih Doc: ANTARA
Ket. Warga menggunakan masker.

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus superflu atau influenza A di wilayah kerjanya.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri mengatakan, istilah super flu sebenarnya tidak dikenal dalam diagnosis penyakit. Super flu hanyalah sebutan untuk varian virus influenza A(H3N2) subclade K.

"Untuk gejalanya sama seperti influenza pada umumnya, seperti demam, menggigil, batuk, pilek, serta nyeri saat menelan. Jika masyarakat mengalami hal tersebut, segera berobat sebagaimana penanganan influenza lainnya," ujar Debi dalam keterangan yang dikutip di laman Pemprov DKI, Senin (19/1) .

Debi mengatakan, influenza merupakan penyakit musiman yang kemunculannya dipengaruhi oleh situasi dan kondisi lingkungan, termasuk perubahan cuaca.

"Virus ini umumnya menyerang kelompok dengan daya tahan tubuh rendah, seperti anak-anak, lansia, penderita penyakit kronis, serta orang dengan gangguan sistem imun, seperti pengidap HIV dan penyakit autoimun," terangnya.

Mengingat kondisi cuaca Jakarta yang sering diguyur hujan, Debi mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran virus.

"Mulailah menerapkan PHBS dengan rutin mencuci tangan sebelum makan atau menyentuh wajah. Sebab, masuknya virus dan kuman umumnya melalui saluran pernapasan," ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk rajin mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat yang cukup, serta berolahraga secara teratur guna menjaga daya tahan tubuh.

"Penggunaan masker juga disarankan sebagai langkah pencegahan tambahan," ucapnya.

Debi menuturkan, fasilitas pelayanan kesehatan untuk penanganan influenza telah tersedia di seluruh Puskesmas dan rumah sakit di Jakarta Selatan. Untuk penanganan kasus yang lebih berat, pelayanan difokuskan di Puskesmas Kebayoran Lama serta rujukan di Rumah Sakit Pasar Minggu.

"Pada dasarnya, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta Selatan siap melayani penanganan penyakit pernapasan, termasuk influenza," tandasnya.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025 mengemukakan subclade K terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Kemenkes mencatat 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.