Banjir Rendam Bekasi, Ribuan Warga Terdampak, Kemensos Turunkan Bantuan Darurat

Senin, 19 Jan 2026, 20:16 WIB

JAKARTA - Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memaksa ribuan warga mengungsi. Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan mengerahkan tim siaga bencana untuk memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar korban.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan penanganan bencana difokuskan pada keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.

Ket. Foto: Petugas melakukan upaya evakuasi korban banjir di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (18/1). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

“Kemensos terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat,” kata dia.

Kemensos mengkonfirmasi bantuan dikirim berupa 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, 200 lembar selimut, 200 lembar kasur, 200 paket kidsware, 200 paket family kit, serta 100 lembar tenda gulung. Bantuan tersebut berasal gudang logistik di Bekasi yang langsung disebarkan ke posko pengungsian-dapur umum.

Merujuk data sementara, lanjut Mensos, sebanyak 3.294 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban banjir, dimana ada sebanyak 815 orang mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar di Desa Labansari, Hurip Jaya, Babelan Kota, dan Wanajaya.

Para korban merupakan warga terdampak banjir dari Kecamatan Cikarang Timur, Babelan, Cikarang Utara, dan Cibitung yang semua dipastikan mendapatkan pendampingan tim petugas gabungan langsung kurang dari 24 jam sejak bencana banjir terjadi Sabtu (17/1) malam.

Mensos Saifullah Yusuf memastikan Kementerian Sosial juga mengerahkan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu upaya pendataan hingga kebutuhan pengungsian, beriringan dengan proses evakuasi korban.

"Hingga kini warga terdampak masih bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu kondisi banjir berangsur surut," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.