Polisi Imbau Pengendara Waspada, Kabut Tebal Selimuti Kawasan Puncak
Minggu, 18 Jan 2026, 17:40 WIBCianjur - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat cuaca ekstrem dengan kabut tebal masih kerap melanda kawasan Puncak sehingga harus diwaspadai masyarakat terutama pengendara yang melintas karena jarak pandang terhalang terutama setelah hujan turun deras.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Andrianto di Cianjur, Minggu (18/1), mengatakan cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur juga dapat memicu terjadinya bencana alam banjir, longsor dan pohon tumbang.
Sejak tiga hari terakhir ungkap dia, kabut tebal menyelimuti jalur utama Puncak sejak pagi hingga petang terutama setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut, sehingga pengendara diminta menyalakan lampu utama dan menjaga jarak aman.
"Kabut tebal terjadi sejak pagi hingga petang harus diwaspadai pengendara yang melintas, nyalakan lampu utama dan jaga jarak aman antar kendaraan, patuhi aturan lalulintas dan anjuran petugas," katanya.
Dia menjelaskan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara sejumlah papan peringatan ditambah di sepanjang titik rawan termasuk rawan bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang di Jalur Puncak-Cipanas, Cipanas-Cianjur dan Bandung-Cianjur.
Sedangkan selama cuaca ekstrem melanda Cianjur, tambah dia, pihaknya menyiagakan petugas dengan alat bantu termasuk alat bermesin sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat ketika terjadi bencana termasuk pohon tumbang.
"Kami membekali petugas dengan alat bantu penanganan bencana mulai dari cangkul, sekop, dan mesin pemotong atau gergaji mesin, sehingga penanganan cepat dapat dilakukan ketika terjadi bencana termasuk pohon tumbang yang memutus jalur," katanya.
Pihaknya tambah dia juga berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, Provinsi Jabar dan Kementerian PUPR untuk menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan guna penanganan cepat ketika terjadi bencana alam longsor yang memutus arus lalulintas.
"Sebagian besar jalur utama Cianjur mulai dari utara hingga selatan rawan terjadi bencana alam termasuk pohon tumbang, sehingga pemetaan dilakukan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyiagakan alat berat," katanya.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Atasi Banjir, Pemkot Tangerang Bebaskan Lahan Sekitar Kali Angke
-
Palembang Cermati Peredaran Pangan Berbahaya yang Banyak Beredar di Pasar
-
Campak Mewabah di AS, Tercatat Lebih dari 2.000 Kasus pada 2025, Tertinggi Sejak 1992
-
Harga Cabai Rawit Merah Rp76.400/Kg, Telur Ayam Rp33.850/Kg
-
Menhub Dudy Buka-bukaan Soal Temuan BPK di Kemenhub: 87% Masalah Berhasil Dibereskan
-
DK PBB Gelar Pertemuan Darurat Bahas Venezuela, Guterres Serukan Hormati Kedaulatan Negara!
-
Haaland Bawa Manchester City Naik ke Posisi Kedua Klasemen Liga Inggris
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.