• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • ChatGPT Pasang Iklan di Ve...

ChatGPT Pasang Iklan di Versi Gratis dan Go, OpenAI Monetisasi AI Mulai 2026

Minggu, 18 Jan 2026, 19:15 WIB

JAKARTA - OpenAI bersiap membawa iklan ke ChatGPT versi gratis dan paket ChatGPT Go dalam langkah besar untuk memperluas model bisnis kecerdasan buatan. Keputusan ini muncul di tengah persaingan ketat dengan Google Gemini yang sejauh ini masih bebas iklan.

Langkah tersebut diumumkan OpenAI pada Jumat waktu setempat, bersamaan dengan ekspansi ChatGPT Go ke Amerika Serikat. Paket ini dipatok seharga 8 dolar AS per bulan atau setara sekitar Rp125 ribu dengan kurs saat ini.

Ket. Foto: OpenAI bersiap membawa iklan ke ChatGPT versi gratis dan paket ChatGPT Go dalam langkah besar untuk memperluas model bisnis kecerdasan buatan. — Sumber: OpenAI

OpenAI menyebut pengujian iklan akan dimulai di AS dalam beberapa minggu ke depan. Meski begitu, perusahaan belum mengungkap jadwal pasti kapan iklan akan diluncurkan secara penuh ke seluruh pengguna.

Sementara itu, OpenAI memastikan bahwa paket ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise tetap bebas iklan. Strategi ini membuat layanan premium tetap menjadi opsi utama bagi pengguna profesional yang menginginkan pengalaman tanpa gangguan.

Dalam pernyataan resminya, OpenAI menyebut iklan sebagai salah satu cara untuk membuat kecerdasan buatan lebih mudah diakses oleh publik luas. Model gratis dinilai tetap penting untuk menjangkau pengguna baru di berbagai negara.

OpenAI juga menegaskan tidak akan membagikan isi percakapan pengguna kepada pengiklan. Pengguna tetap diberi opsi untuk menonaktifkan personalisasi iklan serta penggunaan data tertentu untuk penayangan promosi.

Perusahaan bahkan telah memamerkan contoh tampilan iklan yang akan muncul di aplikasi seluler ChatGPT. Namun OpenAI mengakui format ini belum final dan masih akan disempurnakan berdasarkan masukan selama masa uji coba.

Ekspansi ChatGPT Go ke AS membuat pilihan paket konsumen OpenAI semakin beragam. Saat ini pengguna bisa memilih antara Go seharga 8 dolar AS per bulan, Plus 20 dolar AS per bulan, dan Pro yang menyasar segmen premium dengan tarif 200 dolar AS per bulan.

Dengan harga yang lebih murah, ChatGPT Go menawarkan nilai tambah dibandingkan versi gratis. Pengguna mendapat kuota pesan 10 kali lebih banyak, unggahan file yang lebih besar, pembuatan gambar lebih leluasa, memori aktif, serta jendela konteks yang lebih panjang.

Masuknya iklan ke layanan gratis OpenAI secara tidak langsung membuka peluang bagi Google Gemini untuk tampil lebih kompetitif. Selama Gemini masih bebas iklan, sebagian pengguna bisa saja beralih demi pengalaman yang lebih bersih.

Namun situasi ini juga memberi tekanan pada Google untuk menentukan arah monetisasi ke depan. Dengan OpenAI mulai memonetisasi chatbot-nya lewat iklan, publik menunggu apakah Gemini akan bertahan tanpa iklan atau akhirnya ikut mengambil langkah serupa.

Para analis menilai keputusan OpenAI ini sebagai fase baru dalam industri AI generatif. Monetisasi lewat iklan diprediksi menjadi tren, terutama ketika biaya operasional model AI terus meningkat.

Di sisi pengguna, perubahan ini bakal memengaruhi cara orang berinteraksi dengan chatbot. Jika iklan terlalu agresif, risiko penurunan pengalaman pengguna bisa terjadi, tetapi jika dieksekusi dengan halus, OpenAI berpeluang menjaga keseimbangan antara pendapatan dan kenyamanan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.