• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Peringatan untuk Pekerja L...

Peringatan untuk Pekerja Lapangan! Ini Penyakit yang Muncul Saat Musim Hujan dan Banjir yang Harus Diwaspadai

Kamis, 15 Jan 2026, 14:18 WIB

JAKARTA - Dosen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas YARSI DR. dr. Wan Nedra Komaruddin, Sp.A, mengingatkan pekerja lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan kesehatan saat bertugas di tengah hujan dan banjir guna mencegah berbagai penyakit infeksi yang berpotensi serius.

Wan Nedra, yang juga pemilik Klinik Asshomadiyah Medicare Centre itu mengatakan pekerja lapangan seperti wartawan, kurir ekspedisi, dan petugas teknis lainnya memiliki risiko kesehatan lebih tinggi karena sering terpapar air hujan dan banjir yang kotor.

Ket. Foto: Seorang pengendara menerobos banjir di Makassar, Rabu (8/12/2025). — Sumber: ANTARA

“Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan,” kata Wan Nedra di Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan leptospirosis merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena disebabkan bakteri dari urine tikus atau hewan lain yang mencemari air banjir.

Bakteri tersebut dapat masuk melalui luka kecil di kulit dan menyebabkan demam tinggi, nyeri otot, hingga gangguan ginjal dan hati bila tidak segera ditangani.

Selain itu, kontak berkepanjangan dengan air kotor juga dapat memicu infeksi kulit seperti dermatitis, bisul, dan jamur, serta meningkatkan risiko diare dan tifus akibat bakteri dan virus yang masuk ke saluran pencernaan.

Kondisi lembap dan dingin dalam waktu lama, lanjut dia, turut meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, termasuk flu, bronkitis, dan pneumonia.

Wan Nedra menekankan langkah paling penting yang harus dilakukan pekerja lapangan setelah terpapar air banjir adalah membersihkan diri sesegera mungkin.

“Segera mandi dengan air bersih dan sabun, terutama di bagian tubuh yang kontak langsung dengan air banjir. Luka sekecil apapun harus dibersihkan dan diberi antiseptik,” ujarnya.

Ia juga menyarankan pekerja segera mengganti pakaian dan alas kaki yang basah, serta membersihkan perlengkapan kerja seperti sepatu bot dan sarung tangan agar tidak menjadi sumber penularan penyakit.

Jika dalam beberapa hari muncul gejala seperti demam, nyeri otot, diare, atau luka bernanah, ia mengimbau agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Untuk pencegahan, Wan Nedra merekomendasikan penggunaan alat pelindung diri seperti sepatu bot tahan air, sarung tangan, jas hujan, serta membawa perlengkapan pribadi berupa sabun antiseptik dan kaus kaki cadangan.

Ia juga menganjurkan konsumsi vitamin C, vitamin B kompleks, zinc, dan multivitamin guna menjaga daya tahan tubuh.

Selain itu, pekerja lapangan disarankan membawa obat-obatan dasar seperti antiseptik luka, obat antijamur, obat diare, oralit, serta memastikan status vaksin tetanus masih terlindungi.

“Persiapan yang baik dan kebiasaan hidup bersih sangat penting agar pekerja lapangan tetap sehat, aman, dan produktif meski harus bekerja di kondisi cuaca ekstrem,” kata Ketua Pengurus Daerah Nahdlatul Ulama (PDNU) Jakarta Raya tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.