“Perang Australia” di Washington

Jumat, 31 Jul 2026, 06:54 WIB

WASHINGTON – Perempat final Washington Open menghadirkan laga menarik sesama petenis Australia. Juara bertahan Alex de Minaur memastikan tempat di delapan besar setelah menaklukkan Stefanos Tsitsipas, dan kini akan menghadapi Cruz Hewitt, putra legenda tenis Australia Lleyton Hewitt, yang tengah menikmati awal menjanjikan dalam karier profesionalnya.

De Minaur mengamankan tiket ke perempat final usai mengalahkan Tsitsipas 6-4, 3-6, 6-3, Kamis (30/7). Kemenangan tersebut terasa istimewa karena dia akhirnya mampu mematahkan dominasi petenis Yunani itu, yang sebelumnya memenangi 12 dari 13 pertemuan mereka di level ATP Tour.

Ket. Foto: Alex de Minaur dari Australia mengembalikan pukulan selama pertandingan tunggal putra melawan Stefanos Tsitsipas dari Yunani pada hari ketiga Mubadala Citi DC Open 2026 di William H.G. FitzGerald Tennis Center pada 29 Juli 2026 di Washington, DC. — Sumber: Emilee Chinn/Getty Images/AFP

Laga berlangsung sengit sejak awal. De Minaur sempat kehilangan servis setelah melakukan dua double fault beruntun. Namun, petenis peringkat atas Australia itu tidak kehilangan ketenangan. Ia membalas dengan dua kali merebut servis Tsitsipas dan menyelamatkan satu break point krusial pada gim ke-10 untuk mengamankan set pertama.

Tsitsipas bangkit pada set kedua. Mantan petenis nomor tiga dunia itu mencuri break lebih dulu dan mampu menjaga keunggulan hingga memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Momentum berubah pada set ketiga ketika Tsitsipas melakukan kesalahan sendiri yang dimanfaatkan De Minaur untuk merebut break lebih awal. Keunggulan tersebut dipertahankan dengan disiplin hingga pertandingan berakhir, sekaligus mengantarkan De Minaur ke babak delapan besar.

“Bukan rahasia lagi bahwa rekor pertemuan saya melawannya tidak bagus. Dia sudah berkali-kali mengalahkan saya,” ujar De Minaur. “Saya senang dengan cara saya memainkan pertandingan hari ini. Saya fokus pada laga ini dan akhirnya menemukan jalan untuk menang dalam pertandingan yang sangat sulit,” ucapnya.

Kemenangan itu membuka jalan bagi laga menarik. Di perempat final, De Minaur akan berhadapan dengan Cruz Hewitt, petenis berusia 17 tahun yang merupakan putra mantan petenis nomor satu dunia Lleyton Hewitt. Cruz mencuri perhatian setelah awal pekan ini membukukan kemenangan pertama dalam kariernya di ATP Tour sebagai petenis kualifikasi.

Pertemuan tersebut menjadi simbol estafet generasi tenis Australia. Di satu sisi, De Minaur datang sebagai pemain terbaik Australia saat ini sekaligus juara bertahan Washington Open. Di sisi lain, Cruz mulai menapaki jejak sang ayah yang pernah menjadi ikon tenis dunia dan kini menjabat kapten tim Piala Davis Australia.

De Minaur pun memahami posisi Lleyton Hewitt yang akan menyaksikan putranya bertanding. “Saya berharap dia berada di boks putranya, dan memang sudah seharusnya begitu,” ujar De Minaur sambil tersenyum, menegaskan dirinya tidak akan keberatan jika sang kapten Piala Davis memberikan dukungan penuh kepada Cruz. Sementara itu, unggulan ketiga Taylor Fritz melaju ke perempat final setelah mengalahkan petenis Polandia Kamil Majchrzak 6-3, 6-4.

Dari sektor putri, unggulan ketiga Naomi Osaka juga memastikan tempat di delapan besar setelah lawannya, Ashlyn Krueger, mengundurkan diri saat tertinggal 3-6, 1-3 akibat cedera pergelangan kaki kanan. Naomi Osaka selanjutnya akan menghadapi petenis Italia Elisabetta Cocciaretto. ben/AFP/G-1

  • Washington Open

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.