Pemkot Tangerang Targetkan Renovasi 1.000 Rumah Tak Layak Huni pada 2026
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 21:05 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menargetkan rehabilitasi 1.000 rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2026 dengan alokasi anggaran Rp30 juta per unit sebagai upaya menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi warga.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Decky Priambodo di Tangerang, Rabu, mengatakan program rehabilitasi RTLH adalah sebagai upaya menyediakan ruang hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat.
Saat ini Pemkot Tangerang sedang membuka proses usulan penerima manfaat melalui aplikasi SiData mulai 1-31 Januari 2026.
"Saat ini usulan terus berjalan dari perangkat wilayah hingga legislatif. Totalnya sudah ada 1.571 usulan," kata Decky.
Pemkot Tangerang telah menjalankan program rehabilitasi RTLH sejak tahun 2014 dan tercatat telah berhasil menyasar 10.656 unit rumah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami berharap program rehabilitasi RTLH ini bisa berjalan sesuai dengan target yang ditentukan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang hidup dengan kualitas hunian yang tidak memadai,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, yaitu Nurdin Hasan, warga RT 01, RW 02, Kelurahan Larangan Utara mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
"Alhamdulillah, rumah saya sekarang sudah dibenahi. Proses pengajuannya sangat mudah, dibantu oleh RT/RW dengan melengkapi berkas seperti KTP, KK dan AJB. Setelah itu, langsung didata ke kecamatan untuk dilakukan pengajuan ke dinas terkait," ujar Nurdin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal senada juga disampaikan Eko Kuswanto, penerima manfaat warga RT 01, RW 10, Kelurahan Larangan Indah. Eko telah menempati rumahnya sejak tahun 2000. Ia menceritakan kondisi rumahnya sebelum direnovasi.
"Dulu atapnya sudah rapuh dan temboknya banyak yang retak. Sekarang alhamdulillah sudah lebih baik. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang, pihak kecamatan, kelurahan serta RT/RW yang telah membantu terlaksananya program ini," kata Eko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!