Xabi Alonso Dikeluarkan Lebih Cepat Dari Real Madrid, Cuma Bayar Segini
Selasa, 13 Jan 2026, 20:15 WIBJAKARTA - Masa jabatan Xabi Alonso sebagai manajer Real Madrid resmi berakhir pada Senin ini, hanya beberapa bulan sejak ia mulai menukangi tim. Pelatih asal Basque tersebut sejatinya direkrut sebagai proyek jangka menengah hingga panjang dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Xabi Alonso didatangkan ke Santiago Bernabéu pada musim panas lalu dengan ekspektasi tinggi, baik untuk performa saat ini maupun pembangunan tim ke depan. Namun, realitas di lapangan tidak berjalan sesuai rencana dan manajemen klub memilih menghentikan kerja sama lebih cepat.
Proses kedatangan Xabi Alonso ke Madrid bukan perkara murah. Berdasarkan laporan media Jerman seperti Kicker, Real Madrid harus membayar kompensasi kepada Bayer Leverkusen sebesar 12 hingga 15 juta euro untuk membebaskannya dari kontrak sebelumnya.
Selain biaya pelepasan, Xabi Alonso juga dikabarkan menerima gaji yang cukup besar. Nilainya berada di kisaran 7 hingga 9 juta euro per tahun, angka yang mencerminkan statusnya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa saat itu.
Setelah kabar pemecatan mencuat, perhatian publik langsung tertuju pada nilai kompensasi yang harus dibayarkan Real Madrid. Banyak yang mengira klub harus menanggung sisa kontrak tiga tahun, namun kenyataannya tidak sesederhana itu.
Menurut informasi yang diungkapkan Cadena COPE, kontrak Xabi Alonso memuat klausul khusus yang sangat menguntungkan pihak klub. Klausul tersebut menyebutkan bahwa jika pemutusan kontrak terjadi pada tahun pertama, Real Madrid hanya wajib membayar gaji tahun pertama saja.
Dengan aktifnya klausul ini, beban finansial Real Madrid berkurang drastis. Klub tidak perlu membayar kompensasi untuk dua musim berikutnya, sehingga total pembayaran hanya berada di kisaran 7 hingga 9 juta euro.
Angka tersebut jelas jauh lebih kecil dibanding potensi kerugian jika klausul perlindungan itu tidak ada. Tanpa klausul tersebut, Real Madrid bisa saja harus membayar puluhan juta euro sebagai kompensasi penuh kontrak.
Kasus ini kembali menegaskan betapa krusialnya detail kontrak dalam sepak bola elite. Real Madrid memang melakukan investasi besar saat merekrut Xabi Alonso, namun tetap memasang pagar pengaman untuk skenario terburuk.
Di atas lapangan, proyek bersama Xabi Alonso gagal memenuhi ekspektasi klub. Namun di balik layar, manajemen Real Madrid dinilai berhasil meminimalkan risiko finansial dari keputusan yang tidak berjalan sesuai rencana.
Bagi Xabi Alonso sendiri, episode ini berakhir jauh lebih cepat dari bayangan awal. Meski demikian, ia tetap meninggalkan Bernabéu dengan kompensasi yang tidak kecil, walau jelas lebih rendah dari nilai kontrak awalnya.
- Sepak Bola
- La Liga
- Real Madrid
- Xabi Alonso
- La Liga Spanyol
- Bayer Leverkusen
- Liga Spanyol
- Kontrak Pelatih
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
La Liga Spanyol: Barcelona Tumbang di Kandang Alaves, Gagal Raih Rekor 100 Poin
-
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah hingga Hujan Ringan dari Pagi Hingga Malam
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
Real Madrid Siapkan Skema Tukar Tambah, Raul Asencio Bisa Dikorbankan Demi Bek Muda Incaran Perez
-
Arbeloa Dukung Mourinho Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.