Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dua Kali Kalah, Swiatek Menolak Panik Jelang Australia Open

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Dua Kali Kalah, Swiatek Menolak Panik Jelang Australia Open Doc: Saeed KHAN / AFP
Ket. Iga Swiatek dari Polandia bereaksi setelah memenangkan poin melawan Belinda Bencic dari Swiss selama pertandingan tunggal putri final turnamen tenis United Cup di Sydney pada 11 Januari 2026.

SYDNEY - Petenis Polandia, Iga Swiatek, menegaskan kondisinya baik-baik saja meski menelan dua kekalahan beruntun dalam persiapan menuju Australia Open. Petenis nomor dua dunia itu mengaku kondisi tubuhnya kurang maksimal. Namun, tetap optimistis bisa pulih tepat waktu untuk Grand Slam pembuka musim di Melbourne Park.

Swiatek kalah 3-6, 6-0, 6-3 dari Belinda Bencic (Swiss) dalam partai final United Cup di Sydney, Minggu (11/1) malam waktu setempat. Hasil itu datang hanya berselang sehari setelah penampilannya yang kurang meyakinkan saat tumbang 6-4, 6-2 dari Coco Gauff di semifinal.

Menghadapi Bencic, Swiatek sempat kehilangan tujuh gim beruntun, termasuk set kedua yang berakhir “bagel”(6-0).

Lemparan raket dan air mata di akhir laga menjadi gambaran frustrasi juara enam Grand Slam tersebut. Ini sebuah pemandangan yang jarang terlihat dari petenis yang nyaris tak pernah kalah berturut-turut. Terakhir kali dia mengalaminya terjadi di WTA Finals Riyadh, November lalu.

“Semua baik-baik saja. Hanya, tubuh saya sangat pegal. Turnamen pertama musim ini selalu memberi beban berbeda. Saya akan fokus pemulihan, ambil beberapa hari libur. Ajang beregu memang menyenangkan, tapi menguras energi. Ke depan saya harus lebih pintar menyeimbangkannya,” ujar Swiatek.

Swiatek mengakui kondisi fisiknya menurun di set kedua melawan Bencic. “Intensitas saya turun, pergerakan dan kaki tidak setajam biasanya,” jelasnya.

Catatan 36 unforced error, berbanding 10 milik Bencic, menjadi pekerjaan rumah jelang Australia Open yang dimulai akhir pekan ini. “Kami akan memperbaiki beberapa elemen, meski waktunya terbatas. Begitulah tenis, harus mengalir,” ujarnya.

Australia Open masih menjadi satu-satunya Grand Slam yang belum pernah dimenangkan Swiatek. Dia dua kali mencapai semifinal, termasuk pada tahun 2025 sebelum disingkirkan Madison Keys yang akhirnya menjadi juara. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

Indonesia Bisa Lolos Middle Income Trap, Berikut Kuncinya dari Pakar UI

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.