BGN Kebut Dapur Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, Target 100 Unit
Selasa, 13 Jan 2026, 18:36 WIBTULUNGAGUNG -Â Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur guna memperluas cakupan penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang dalam pernyataannya dikutip di Tulungagung, Selasa, mengatakan saat ini terdapat 69 dapur SPPG yang telah beroperasi di Tulungagung.
Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 100 dapur untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
"Pembukaan dapur SPPG akan terus kami percepat, baik di Tulungagung maupun secara nasional, karena mulai 2026, ada penambahan sasaran penerima MBG," kata Nanik di Tulungagung.
Ia menjelaskan selain balita, pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui, penerima MBG akan diperluas ke kelompok lain, seperti tenaga pendidik, satpam, petugas kebersihan jalan, santri pondok pesantren yang belum terdata di Kementerian Agama, serta anak usia sekolah yang putus sekolah dan hidup di jalanan.
Menurut Nanik, pendataan calon penerima manfaat tambahan tersebut masih dilakukan melalui kerja sama lintas instansi, termasuk Kementerian Sosial dan Dinas Sosial.
"Untuk tenaga pendidik, sebagian sudah mulai menerima MBG sejak Desember 2025. Di Tulungagung baru 22 dapur SPPG yang melayani sasaran tersebut," ujarnya.
Secara nasional, Nanik menyebutkan saat ini terdapat 19.188 dapur SPPG yang telah beroperasi di berbagai daerah.
Pemerintah menargetkan jumlah dapur SPPG mencapai 30 ribu unit. Artinya, masih dibutuhkan sekitar 10.812 dapur tambahan untuk mendukung pemenuhan gizi nasional.
Karena itu, BGN terus mendorong percepatan pembukaan dapur SPPG agar target penerima manfaat MBG secara nasional dapat tercapai.
âKami menargetkan pada Mei 2026, penerima MBG secara nasional bisa mencapai 82,9 juta jiwa, bahkan berpotensi bertambah seiring perluasan sasaran,â katanya.
- tulungagung
- program mbg
- dapur makan bergizi gratis
- bgn
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Tekanan Publik Hantui Juara Loncat Indah Olimpiade Quan Hongchan, Sempat Ingin Pensiun Dini
-
Hampir Separuh Peserta BPJS Tulungagung Nonaktif, Ternyata Gara-gara Ini
-
BBPOM Mataram Telusuri Temuan Roti Berjamur Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Barat
-
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 Maret 2026
-
Peternak Minta Telur Bebek Masuk Program Gizi Nasional! Komisi IX DPR Siap Kawal
-
DPUPR Temanggung Percepat Perbaikan 18 Kilometer Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2026
-
Jelang Lebaran, Pelni Jakarta Siapkan Sembilan Kapal Layani Angkutan Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.