Lestarikan Seni Tradisional, Ribuan Penari Jaran Kepang Menari Massal di Alun-Alun Temanggung
📅 Senin, 12 Jan 2026, 13:20 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
TEMANGGUNG - Sekitar 3.000 penari jaran kepang yang terdiri atas siswa SD, SMP, dan SMK menari di Alun-Alun Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dalam rangka milad SMK Swadaya Temanggung ke-42 tahun 2026 sekaligus sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan budaya dan seni tradisional.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Temanggung, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menggagas, mempersiapkan, dan menyukseskan kegiatan luar biasa ini," kata Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna di Temanggung, Senin (12/1).
Ia menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya sebuah pertunjukan seni, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam melestarikan seni dan budaya tradisional, khususnya tari jaran kepang sebagai salah satu identitas budaya Kabupaten Temanggung.
Menurut dia, jaran kepang bukan sekadar tarian, di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, disiplin, ketangguhan, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa.
"Melalui kegiatan massal seperti ini, kita menanamkan sejak dini kepada generasi muda agar tidak tercerabut dari akar budayanya, sekaligus membangun karakter yang kuat di tengah arus globalisasi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia merasa bangga melihat anak-anak Temanggung dari berbagai jenjang pendidikan dapat bersatu, bergerak serempak, dan menari dengan penuh semangat. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Temanggung tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan pelestarian budaya lokal.
"Hari ini kalian tidak sekadar menari. Kalian sedang menunjukkan bahwa Temanggung punya generasi muda yang hebat, kompak, dan mencintai budayanya sendiri. Tari Jaran Kepang bukan tarian biasa, tetapi warisan budaya yang mengajarkan keberanian, kekuatan, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah," katanya.
Ia menuturkan, Pemerintah Kabupaten Temanggung akan terus mendukung kegiatan-kegiatan seni dan budaya, baik melalui dunia pendidikan maupun melalui ruang-ruang publik seperti Alun-Alun Temanggung ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harapannya, Temanggung tidak hanya dikenal sebagai daerah agraris, tetapi juga sebagai kabupaten yang kaya akan seni, budaya, dan kreativitas generasi mudanya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!