Gubernur Pramono Dorong Persatuan Betawi, Perjuangan M.H. Thamrin Jadi Arah Kebijakan Kota

Minggu, 11 Jan 2026, 16:00 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan Jakarta ke depan harus berangkat dari nilai keberpihakan kepada masyarakat kecil dan persatuan sosial. Prinsip tersebut disebutnya sejalan dengan semangat perjuangan Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin yang relevan hingga hari ini.

Pramono menyampaikan bahwa M.H. Thamrin bukan sekadar tokoh sejarah Betawi, melainkan simbol perjuangan nasional yang berpihak pada rakyat. Nilai tersebut, menurutnya, harus diterjemahkan secara konkret dalam kebijakan pemerintahan, bukan berhenti pada penghormatan simbolik semata.

Ket. Foto: M.H. Thamrin bukan sekadar tokoh sejarah Betawi, melainkan simbol perjuangan nasional yang berpihak pada rakyat. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Ia menekankan bahwa kebijakan Pemprov DKI Jakarta saat ini diarahkan untuk memastikan akses layanan dasar yang adil dan merata. Program seperti Kartu Jakarta Pintar Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, pemutihan ijazah, serta jaminan kesehatan melalui BPJS disebut sebagai bentuk keberlanjutan nilai perjuangan tersebut.

Pramono juga menegaskan pentingnya memastikan pelayanan publik berjalan optimal hingga tingkat paling bawah. Karena itu, ia mengaku rutin turun langsung memantau puskesmas dan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta guna memastikan masyarakat mendapat layanan yang layak.

Selain kebijakan sosial, Pramono memberi perhatian khusus pada posisi masyarakat Betawi dalam pembangunan Jakarta. Ia menyebut persatuan sebagai kunci agar masyarakat Betawi dapat berperan aktif dan strategis dalam dinamika kota global.

Menurutnya, Majelis Kaum Betawi memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu sekaligus mitra pemerintah daerah. Tanpa persatuan internal, potensi budaya dan sosial Betawi dinilai tidak akan maksimal dalam mendukung pembangunan Jakarta.

Pramono juga menyinggung kerangka hukum yang memperkuat posisi Betawi sebagai identitas utama Jakarta. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta yang menegaskan budaya Betawi sebagai budaya utama ibu kota.

Berangkat dari regulasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta mulai mengarusutamakan identitas Betawi dalam berbagai aspek pembangunan kota. Mulai dari tampilan Balai Kota, transportasi umum, hingga ornamen ruang publik diarahkan untuk mencerminkan karakter Betawi.

Ia menargetkan kehadiran unsur Betawi tidak hanya bersifat dekoratif, tetapi menjadi identitas visual dan sosial Jakarta. Pramono meminta para arsitek dan perancang kota agar menjadikan nilai dan estetika Betawi sebagai referensi utama dalam setiap proyek pembangunan.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo menilai langkah Pemprov DKI Jakarta tersebut sebagai bentuk penghormatan nyata terhadap perjuangan M.H. Thamrin. Ia menilai kebijakan yang berpihak pada rakyat dan persatuan sosial merupakan esensi warisan Thamrin yang paling relevan saat ini.

Fauzi Bowo juga mengapresiasi rencana pemindahan patung M.H. Thamrin ke Jalan M.H. Thamrin serta revitalisasi museum yang mengabadikan tokoh tersebut. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga ingatan kolektif sekaligus menguatkan identitas Jakarta.

Ia menegaskan bahwa tantangan terbesar masyarakat Betawi hari ini adalah konsolidasi dan persatuan. Tanpa itu, potensi budaya, sosial, dan ekonomi Betawi tidak akan mampu menjawab perubahan Jakarta yang semakin kompleks.

Nilai persatuan yang diperjuangkan M.H. Thamrin dalam merangkul berbagai golongan disebut harus menjadi teladan bersama. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan warisan nilai tersebut sebagai fondasi membangun Jakarta yang inklusif dan berkeadilan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.