Soroti Kerusakan Infrastruktur, Gubernur Kaltim Desak Perbaikan Jalan Nasional Kubar–Mahulu
Jumat, 09 Jan 2026, 21:55 WIBSamarinda - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mendesak perbaikan segera terhadap jalan nasional yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, sebagai penghubung jalur Kutai Barat menuju Mahakam Ulu, demi menjamin kelancaran konektivitas antar-wilayah.
"Kami meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) segera turun tangan melakukan perbaikan karena jalur ini sangat vital bagi perputaran ekonomi masyarakat," tegas Rudy Mas'ud di Samarinda, Jumat (9/1).
Kerusakan jalan di kawasan tersebut dinilai Rudy menghambat mobilitas warga serta mengganggu kenyamanan pengguna transportasi darat yang melintas setiap hari.
Jalur itu memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya akses darat penghubung menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang berada di wilayah pedalaman hulu sungai Mahakam.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui BBPJN terus diperkuat agar penanganan jalan ini menjadi prioritas utama.
"Kami terus memantau proses perbaikan fisik jalan agar arus logistik kembali lancar tanpa hambatan berarti," ungkap Rudy.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkannya tidak hanya mempermudah aksesibilitas, tetapi juga menekan tingginya biaya logistik yang selama ini membebani masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T).
Peninjauan Gubernur Kaltim baru-baru ini guna pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
"Warga di sana berharap banyak dapat segera menikmati akses jalan yang mulus dan aman guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Kutai Barat dan Mahakam Ulu," katanya.
Selain itu, Gubernur Kaltim meminta rekonstruksi jalan yang dilakukan BPJN agar sesuai kondisi alam dan kapasitas kendaraan yang melintas, terutama kendaraan angkut logistik maupun BBM.
âBPJN bisa menyamakan standarisasi jalan nasional ini agar kapasitas kendaraan yang melintasi sama di Jawa dan Sumatera juga Sulawesi,â pintanya.
Gubernur mengingatkan perusahaan pemilik kendaraan agar tidak over dimension over loading (ODOL) atau kendaraan truk kelebihan dimensi dan muatan yang berdampak mempercepat kerusakan jalan.
âTolong pemilik kendaraan angkut jangan ODOL. Ini demi kepentingan masyarakat dan kita semua,â pesan Rudy.
- Kalimantan Timur
- Perbaikan Jalan Nasional
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Investasi Bodong Kembali Marak, DPRD Jabar Minta Warga Jangan Tergiur Untung Cepat
-
Unmul Bersama BRIN dan YKAN Temukan 1.618 Flora Fauna Langka di Kalimantan Timur
-
Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum Rusak Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Pamekasan
-
Atasi Krisis Kemanusiaan, Trump Optimis Capai Kesepakatan dengan Kuba
-
RI Ketiban Rezeki! Ditemukan Cadangan Gas Raksasa Setara Miliaran Barel di Blok Ganal Kaltim
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
Undian Liga Champions: Real Madrid Kembali Hadapi Benfica di Play-off 16 Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.