- Home
-
- Luar Negeri
-
- Wanita Venezuela Bela Aksi...
Wanita Venezuela Bela Aksi Trump: Ambil Minyak Kami, Asal Kami Merdeka!
Kamis, 08 Jan 2026, 17:46 WIBJAKARTA - Jagat media sosial kembali bergemuruh setelah sebuah pernyataan emosional dari seorang wanita asal Venezuela viral dan memicu perdebatan global. Di saat banyak politisi dan aktivis kiri mengecam kebijakan keras Donald Trump terhadap Venezuela, wanita ini justru berdiri di sisi berlawanan, membela Trump habis-habisan, bahkan dengan kalimat yang membuat banyak pihak terperangah.
Tanpa ragu, ia melontarkan pernyataan yang menusuk, rakyat Venezuela rela menyerahkan minyak mereka, asalkan bisa lepas dari belenggu rezim yang telah menindas selama puluhan tahun. Kalimat âambil minyak kami, asal kami bebasâ pun menjadi simbol keputusasaan sekaligus perlawanan.
Menurut wanita tersebut, kritik soal legalitas dan etika internasional terasa sangat jauh dari realitas hidup rakyat Venezuela. Ia menyindir keras kaum kiri dan elite global yang nyaman berbicara dari balik meja diskusi, tanpa pernah merasakan hidup di tengah kelaparan, represi, dan kehancuran ekonomi.
âKalian tidak tahu rasanya hidup seperti kami,â tegasnya dengan nada penuh emosi. Baginya, selama 26 tahun rakyat Venezuela hanya mendengar janji kosong dari dunia internasional, tanpa tindakan nyata yang benar-benar mengubah nasib mereka.
Pernyataan ini menjadi semakin kontroversial ketika ia menyebut Donald Trump sebagai satu-satunya pemimpin dunia yang benar-benar berani bertindak. Di tengah kritik yang menyebut Trump hanya mengejar cadangan minyak Venezuela, wanita ini justru menganggap itu sebagai harga yang wajar jika dibandingkan dengan kebebasan.
Ia menegaskan Rusia, Iran, dan Tiongkok lama mengeruk sumber daya Venezuela tanpa membawa kesejahteraan bagi rakyat. Jika Trump datang dengan kepentingan minyak namun disertai perubahan nyata, ia menyebut itu sebagai pilihan yang jauh lebih jujur.
âLebih baik kami tahu apa yang dipertukarkan, daripada terus dijarah tanpa harapan,â ungkapnya dengan lantang.
Tak hanya soal minyak, wanita ini juga mengingatkan bahwa Venezuela adalah negara kaya dengan beragam sumber daya alam lainnya. Mineral, energi, dan potensi ekonomi besar hanya menunggu momentum perubahan. Namun menurutnya, perubahan itu mustahil terjadi tanpa keberanian untuk memutus rantai kekuasaan lama.
- Donald Trump
- amerika serikat
- Trump
- Venezuela
- nicolas maduro
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.