Polri Panen 743.522 Ton Jagung di Seluruh Indonesia
📅 Kamis, 08 Jan 2026, 15:59 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Kabupaten Bekasi -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya serentak dengan total produksi 743.522 ton komoditas jagung di 36 wilayah yang tersebar di seluruh Tanah Air sebagai wujud komitmen mendukung program swasembada pangan nasional.
"Kurang lebih selama satu tahun, sesuai target Bapak Presiden, kami maksimalkan untuk mewujudkan swasembada jagung. Alhamdulillah, kami berusaha mencari lahan yang bisa ditanam dan kami mendapatkan kurang lebih 1.300.000 hektare," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Cikarang, Jabar, Kamis.
Ia menjelaskan panen raya yang dipusatkan di Kabupaten Bekasi ini merupakan pembuka dari keseluruhan panen yang akan dilakukan pada lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 743.522 ton.
Pada hari pertama ini, panen raya serentak dilakukan di lahan seluas 1.191 hektare dengan estimasi produksi hingga mencapai 11.912 ton jagung seluruh Indonesia.
Sementara, di titik pusat kegiatan, panen dilakukan di area seluas 25 hektare binaan Polda Metro Jaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diperkirakan sedikitnya ada 100 ton jagung berjenis pipilan kering dengan kadar air 14 persen yang berhasil dipanen.
Listyo mengungkapkan dari total 1,3 juta hektare lahan tanam jagung, 586.000 hektare di antaranya telah ditanami sedangkan 700 ribu hektare lain diproyeksikan tanam secara keseluruhan pada tahun ini.
Dirinya juga menyampaikan kontribusi kepolisian dalam program swasembada pangan untuk komoditas jagung ini telah mencapai 3,4-3,5 juta ton dan dengan tambahan produksi ini, diharapkan swasembada pangan nasional tercapai.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Harapan kami juga cadangan tercukupi untuk kebutuhan pasar, baik swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan pulau juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor," ucap dia.
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Inspektur Jenderal Anwar melanjutkan kepolisian melibatkan sedikitnya 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani di seluruh Indonesia pada program swasembada pangan komoditas jagung.
"Polri senantiasa mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung, melalui Gugus Tugas Polri di bidang ketahanan pangan dengan melaksanakan berbagai kegiatan dan inovasi strategis serta masif dan berkelanjutan," ucapnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan dukungan dari banyak pihak membuat target swasembada pangan bisa dicapai dalam waktu setahun dari target empat tahun. Peningkatan produksi pun memberi kebahagiaan tersendiri bagi para petani.
"Beliau (Kapolri) men-support sehingga swasembada kita bisa tercapai dalam waktu singkat. Kami ucapkan terima kasih telah berkontribusi besar pada sektor pertanian. Ini akan meningkatkan pendapatan petani, mengurai kemiskinan dan pengangguran. Atas nama 1,6 juta petani Indonesia, saya ucapkan terima kasih," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!