Lagi, Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah
Rabu, 07 Jan 2026, 16:56 WIBMANGGARAI BARAT â Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban hilang tenggelamnya KM Putri Sakinah di Pantai Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (6/1/2026).
Jenazah ditemukan pada koordinat -8°38,87163â 119°28,62259â di kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo (TNK).
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H membenarkan penemuan tersebut.
âBenar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,â jelas Kabidhumas Polda NTT.
Kabidhumas menjelaskan, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 13.00 Wita, ketika dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah, kapal yang dilaporkan tenggelam di Selat Padar Utara pada 26 Desember 2025.
Kedua nelayan tersebut kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat sehingga bangkai kamar kapal dibongkar dan ditemukan satu jenazah di dalamnya.
âSetelah temuan tersebut, nelayan segera menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,â tambahnya.
Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bertolak dari perairan Padar Utara menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba di lokasi pada pukul 14.30 Wita dan langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah.
Jenazah kemudian diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar pukul 18.10 Wita.Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Menurut Kabidhumas Polda NTT, proses identifikasi masih dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT, dalam hal ini Kabiddokkes Polda NTT dan untuk kepastian identitas korban masih menunggu hasil DVI, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data gigi.
Ia juga menambahkan, Polda NTT menghormati permintaan pihak keluarga korban agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.
âSampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,â tutupnya.
Redaktur: Diapari S
Penulis: Diapari S
Berita Terkait:
-
Warga Tak Dibatasi Belanja Pangan
-
Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Donggala Belum Ditemukan
-
Pemprov Banten Targetkan 2 Juta Wisatawan pada Libur Idul Fitri 1447 H
-
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Asal Indonesia Tenggelam di Perairan Malaysia, 23 Orang Selamat, 14 Hilang
-
Pencarian Sembilan ABK Kapal yang Terbalik di Perairan Bintan-Kepri
-
Dua Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selat Makassar Donggala Dinyatakan Hilang
-
Total 39 Korban Ditemukan, Pencarian Kapal WNI Tenggelam di Perak Resmi Berakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.