Kemenpar Perkuat Skill Storytelling Pelaku Wisata di Belitung dan Labuan Bajo

Kamis, 11 Jun 2026, 14:50 WIB

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata di Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Belitung dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo melalui Pelatihan Storytelling Destinasi dan Produk Wisata. 

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini Mohamad Paham, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan melalui penguatan kemampuan pelaku wisata dalam menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi wisatawan.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Menurutnya, kemampuan bercerita atau storytelling memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing destinasi di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin dinamis.

“Pariwisata tidak hanya menawarkan keindahan destinasi, tetapi juga pengalaman yang lahir dari cerita, identitas, dan karakter khas suatu daerah. Karena itu, storytelling menjadi instrumen strategis untuk memperkuat daya tarik sekaligus membangun keterikatan emosional wisatawan dengan destinasi,” kata Martini dalam keterangannya, Kamis (11/6).

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari di masing-masing lokasi, yakni pada 21–22 Mei 2026 di Belitung dan 3–4 Juni 2026 di Labuan Bajo. Kegiatan ini diikuti oleh pemandu wisata, pengelola destinasi dan desa wisata, serta pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata daerah.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali kemampuan untuk menggali, mengembangkan, dan menyampaikan narasi destinasi maupun produk wisata secara lebih menarik, autentik, dan bernilai tambah. Materi pelatihan juga menekankan pentingnya membangun cerita yang mampu mencerminkan keunikan daerah sekaligus relevan dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, serta praktik langsung yang memungkinkan peserta mengasah kemampuan komunikasi dan penyusunan narasi destinasi secara kreatif. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan kegiatan.

Di Labuan Bajo, penguatan kemampuan storytelling menjadi semakin relevan seiring berkembangnya ragam produk wisata yang tidak hanya bertumpu pada wisata bahari dan kawasan Komodo. Berbagai potensi wisata darat, desa wisata, budaya lokal, ekonomi kreatif, hingga produk unggulan masyarakat kini menjadi bagian penting dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.

Sementara itu, di Belitung, pengembangan narasi destinasi diarahkan untuk memperkaya pengalaman wisata melalui pengangkatan kekayaan budaya, sejarah pertambangan timah, kehidupan masyarakat lokal, serta warisan geologi yang menjadi bagian dari kawasan Geopark Belitung.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata, Ika Kusuma Permana Sari, menjelaskan penguatan kapasitas pelaku pariwisata saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan layanan, tetapi juga kemampuan mengemas potensi daerah menjadi cerita yang mampu menarik minat wisatawan.

“Peserta dibekali keterampilan untuk menggali, menyusun, dan menyampaikan narasi destinasi maupun produk wisata secara autentik, komunikatif, dan relevan dengan perkembangan tren wisata, termasuk pemanfaatannya melalui berbagai platform digital,” kata Ika.

Menurutnya, kemampuan menyampaikan cerita yang kuat akan membantu wisatawan memahami nilai budaya, sejarah, dan keunikan suatu destinasi secara lebih mendalam.

“Melalui penguatan kapasitas ini, kami mendorong pelaku pariwisata agar mampu menghidupkan potensi wisata, budaya, dan produk lokal melalui narasi yang menarik. Upaya ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisatawan, meningkatkan kualitas kunjungan, sekaligus mendorong lama tinggal wisatawan di destinasi,” katanya.

Kementerian Pariwisata berharap pelatihan ini dapat memperkuat kualitas SDM pariwisata, mendorong lahirnya inovasi dalam pengemasan produk dan atraksi wisata, serta mendukung pengembangan Belitung dan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat setempat.

  • Kemenpar

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.