Berpotensi Melemah, 26 Januari 2026

Rabu, 07 Jan 2026, 08:10 WIB

JAKARTA – Rupiah diper­kirakan masih berada di ba­wah tekanan pada perdagang­an tengah pekan ini seiring meningkatnya ketidakpastian global dan risiko geopolitik sehingga memicu sentimen risk-off yang bisa membatasi ruang penguatan rupiah. Mes­ki fundamental domestik relatif terjaga, volatilitas eksternal di­perkirakan tetap menjadi fak­tor dominan pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.

Pengamat mata uang, Ibra­him Assuaibi melihat perge­rakan rupiah masih terdampak konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. Selain itu, penurunan lebih lanjut aktivi­tas manufaktur AS makin mem­bebani prospek perekonomian negara tersebut ke depan.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Karenanya, Ibrahim mem­proyeksikan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (7/1), ber­gerak fluktuatif, namun ditu­tup melemah di kisaran 16.750 –16.780 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar ru­piah pada penutupan perda­gangan di Jakarta, Selasa (6/1), melemah 18 poin atau 0,11 persen dari sehari sebelum­nya menjadi 16.758 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh sentimen global yang masih didominasi penguatan dollar AS dan sikap risk-off pelaku pasar,” kata Re­search and Development Indo­nesia Commodity and Deriva­tives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva di Jakarta.

Meskipun Purchasing Man­agers Index (PMI) Manufaktur ISM AS mengalami kontraksi, data tersebut belum cukup kuat untuk mengubah ekspek­tasi pasar terhadap kebijakan The Fed. Tercatat, data PMI ISM bulan Desember 2025 se­besar 47,9 persen atau meng­alami penurunan 0,3 poin persentase dibandingkan de­ngan angka pada November 2025 yang sebesar 48,2 persen, dan di bawah perkiraan 48,3 persen.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.