Menghirup Bau Kentut Sendiri dapat Kurangi Risiko Alzheimer hingga 37%, Kata Ilmuwan
📅 Senin, 05 Jan 2026, 14:33 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKetika GSK3β dan Tau berinteraksi, Tau menyebabkan terbentuknya gumpalan di dalam sel saraf. Seiring pertumbuhan gumpalan tersebut, protein yang kusut mengh блоки komunikasi antar saraf, yang akhirnya menyebabkan saraf tersebut mati, menurut para peneliti.
“Hal ini menyebabkan penurunan dan akhirnya hilangnya fungsi kognitif, memori, dan motorik yang merupakan ciri khas penyakit Alzheimer,” demikian bunyi siaran pers tersebut.
“Memahami rangkaian peristiwa ini penting untuk merancang terapi yang dapat memblokir interaksi ini, seperti yang mampu dilakukan oleh hidrogen sulfida,” kata mahasiswa doktoral Daniel Giovinazzo, penulis pertama studi tersebut.
Sampai beberapa tahun yang lalu, para peneliti kekurangan alat untuk meniru bagaimana tubuh menghasilkan sejumlah kecil hidrogen sulfida di dalam sel.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Senyawa yang digunakan dalam penelitian ini melakukan hal itu dan menunjukkan bahwa dengan mengoreksi kadar hidrogen sulfida di otak, kita dapat berhasil membalikkan beberapa aspek penyakit Alzheimer,” kata kolaborator Matt Whiteman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!