Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PWI Depok Gelar Diskusi Nasional Profesionalisme Pemberitaan Media

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 00:10 WIB | Oleh:
PWI Depok Gelar Diskusi Nasional Profesionalisme Pemberitaan Media Doc: istimewa

KOTA DEPOK - PWI Kota Depok bersama Forum Indonesia Emas menyambut awal tahun 2026 dengan menggelar diskusi nasional tentang pemberitaan bencana. Tema ini dipilih karena munculnya keprihatinan atas berita dan penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain itu, Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah menjelaskan tema itu menjadi bahasan karena sebagian wilayah tanah air berpotensi besar dilanda bencana alam pada tahun ini. 

"Agenda diskusi nasional ini merupakan wujud kepedulian PWI Depok terhadap krisis kemanusian yang terjadi jika antisipasi dan penanganan pascabencana tak berjalan sebagaimana mestinya. Nah, pemberitaan pers turut menentukan kondisi tersebut, khususnya dalam menangkal gelombang hoaks di platform media sosial khususnya," kata Rusdy kepada wartawan di Kota Depok, Sabtu (3/1/2026).

Ditambahkan, pemberitaan yang tidak tepat justru dapat memicu kepanikan masyarakat terdampak bencana. Padahal yang dibutuhkan adalah sajian media yang menumbuhkan kekuatan menghadapi bencana yang terjadi.

Juga membangun empati agar muncul semangat gotong royong semua komponen bangsa guna berpartisipasi aktif meringankan penderitaan warga terdampak bencana.

Rusdy mengungkapkan diskusi nasional itu bertema "Profesionalisme Media dalam Pemberitaan Bencana". Subtema: Bangun Empati, Jaga Akurasi, dan Lawan Hoax".

"Diskusi akan digelar di Sekretariat PWI Depok, Jalan Merpati Raya, Pancoran Mas, pada Selasa, tanggal 6 Januari pekan depan. Kami mengundang segenap anggota PWI Depok dan rekan wartawan anggota organisasi profesi konstituen Dewan Pers lainnya," ujar Rusdy, yang bakal memandu acara diskusi dimaksud.

Diskusi nasional, lanjut Pemimpin Redaksi Ruzka Indonesia itu, menghadirkan tiga narasumber dengan latar belakang yang saling melengkapi, sehingga pembahasan dijamin komprehensif dan menarik.

Mereka adalah Ridwan Ewako (Koordinator Bidang Organisasi PWI Kota Depok, pegiat antihoaks, dan wartawan INDEPENDEN MEDIA), yang akan membahas topik "Tantangan Peliputan Bencana: Hoax Cederai Pilar Persatuan dan Kesatuan Nasional"  

Selanjutnya Dr. Ressi Dwiana, M.A., dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) yang juga peneliti komunikasi bencana, akan tambil membahas topik "Memasifkan Edukasi: Kami Netizen Cerdas, Bukan Korban Medsos".

Tak ketinggalan narasumber dari pemerintahan yang menangani langsung urusan kebencanaan, yakni Abdul Muhari, Ph.D. selaku kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Muhari akan membahas topik tentang Profesionalitas Mitigasi: Antisipasi dan Penanganan Pascabencana.

"Semoga agenda diskusi nasional ini berjalan lancar dan menghasilkan sumbangsih nyata insan pers bagi masyarakat dan bangsa," tandas Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.