Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf Dukung Akselerasi Digital Pelaku Ekraf dengan Zarfix

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 17:36 WIB | Oleh:
Wamenekraf Dukung Akselerasi Digital Pelaku Ekraf dengan Zarfix Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Zarfix, sebuah platform berbasis kecerdasan buatan (AI) karya anak bangsa, Jakarta, Senin (8/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar mendukung adanya peluang pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat transformasi pelaku ekraf UMKM dengan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) karya anak bangsa, Zarfix.

"Inovasi seperti Zarfix dapat menjadi akselerator, karena memungkinkan pelaku usaha mengakses teknologi cerdas dengan cara yang lebih mudah, murah, dan inklusif. Kolaborasi semacam ini penting untuk mendorong the new engine of growth menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Irene dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (9/9).

Irene mengatakan UMKM adalah tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia, namun, adopsi digital di kalangan UMKM belum merata.

Zarfix hadir sebagai solusi end-to-end yang mengintegrasikan pembuatan konten berbasis AI, marketplace untuk transaksi, hingga analisis tren pasar.

Dengan pendekatan sederhana dan terjangkau, platform ini ditujukan bagi UMKM yang masih menghadapi hambatan biaya promosi, keterbatasan kapasitas digital, dan akses pasar yang terbatas.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Ekraf Neil Hilman menambahkan bahwa fondasi pengembangan teknologi perlu diarahkan lebih dulu untuk menjawab kebutuhan riil UMKM.

Menurut Neil, UMKM tidak hanya cukup diberi pelatihan.

"Mereka butuh platform yang benar-benar membantu memperluas pasar dan meningkatkan transaksi. Jika kebutuhan dasar ini terjawab, barulah pemanfaatan teknologi bisa diperluas ke subsektor ekraf lain, bahkan hingga inovasi berbasis Web3,” jelas Neil.

Menanggapi hal tersebut, CEO Zarfix, Mohamad Nur Adli, menegaskan komitmen perusahaannya untuk menghadirkan solusi nyata. Dia menyebut Zarfix dibangun untuk mendampingi UMKM dalam proses digitalisasi.

“Melalui integrasi AI, marketplace, dan komunitas, kami ingin menghadirkan ekosistem kolaboratif yang membuat pelaku usaha lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Nur Adli.

Kementerian Ekraf menyambut baik inisiatif ini dan membuka ruang kolaborasi dengan Zarfix dalam program prioritas pengembangan ekonomi kreatif.

Fokus diarahkan pada percepatan hilirisasi digital UMKM, peningkatan literasi teknologi, dan penguatan ekosistem startup berbasis inovasi. Dengan sinergi ini, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai pemain penting dalam peta ekonomi kreatif global. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.