Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan Istri Dibawa oleh Pasukan AS ke New York untuk Jalani Dakwaan Perdagangan Narkoba

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 23:13 WIB | Oleh:

Tiziano Breda , analis senior untuk Amerika Latin di Acled, telah membagikan analisis berikut:

Waktu pelaksanaannya bukanlah suatu kebetulan – tampaknya hal ini bertujuan untuk meremehkan peringatan ulang tahun masa jabatan terakhir [Nicolás] Maduro.

Apa yang akan terjadi selanjutnya bergantung pada respons pemerintah dan angkatan bersenjata Venezuela.

Sejauh ini, mereka telah menghindari konfrontasi langsung dengan pasukan AS, tetapi pengerahan pasukan di jalanan menunjukkan upaya untuk menahan keresahan. Transisi yang mulus tetap tidak mungkin terjadi, dan risiko perlawanan dari kelompok bersenjata pro-rezim – termasuk elemen-elemen di dalam militer dan jaringan pemberontak Kolombia yang aktif di negara tersebut – tetap tinggi.

Anggota Kongres dari Partai Demokrat Florida, Debbie Wasserman Schultz , yang juga menjabat sebagai ketua bersama dari kaukus demokrasi Venezuela di Kongres yang terdiri dari anggota dari kedua partai , menyambut baik penangkapan Nicolás Maduro , tetapi mengatakan bahwa ia khawatir dengan keputusan Donald Trump untuk mengambil tindakan secara sepihak.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan:

Penangkapan penguasa Venezuela yang brutal dan tidak sah, Nicolás Maduro, yang menindas rakyat Venezuela, adalah kabar baik bagi teman-teman dan tetangga saya yang melarikan diri dari pemerintahannya yang penuh kekerasan, tanpa hukum, dan membawa malapetaka.

Namun, memenggal kepala ular tidak ada gunanya jika kepala itu tumbuh kembali. Rakyat Venezuela berhak atas janji demokrasi dan supremasi hukum, bukan negara dengan kekerasan tanpa akhir dan kekacauan yang terus meningkat. Harapan saya adalah ini menawarkan jalan menuju demokrasi dan pembebasan sejati. Tindakan ini memberi kesempatan kepada rakyat Venezuela yang terkepung untuk mendudukkan presiden mereka yang sebenarnya, yang terpilih secara demokratis, Edmundo González.

Saya akan menuntut jawaban mengapa Kongres dan rakyat Amerika diabaikan dalam upaya ini. Tidak adanya keterlibatan Kongres sebelum tindakan ini berisiko menyebabkan berlanjutnya rezim Venezuela yang tidak sah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.