Di Luar Dugaan, Belgia Bertekuk Lutut di Tangan Tiongkok dalam United Cup Sydney
Sabtu, 03 Jan 2026, 19:44 WIBSYDNEY â Terjadi kejutan dalam turnamen tenis âUnited Cupâ yang berlangsung di Sydne, Austra lia di mana Tiongkok mengalahkan Belgia dalam pertandingan fase grup, Sabtu, meskipun Elise Mertens memberi awal yang kuat bagi Ibu Kota Cokelat Dunia tersebut.
Pada partai tunggal, Mertens mengalahkan Zhu Lin 6-2, 6-2 di Grup B, demikian catatan WTA. Namun, Tiongkok akhirnya menang dalam pertandingan tersebut setelah kemenangan Zhang Zhizhen atas Zizou Bergs dan kemenangan Negeri Tirai Bambu tersebut di ganda campuran.
Petenis nomor satu Belgia, Mertens, memulai musim tur WTA ke-12-nya dengan memukau dengan kemenangan selama 1 jam 18 menit -- kemenangan keempatnya dalam lima pertemuan karier dengan mantan petenis peringkat 31 dunia, Zhu.
Petenis berusia 31 tahun dari Tiongkok itu bangkit di paruh kedua tahun 2025 setelah posisinya di peringkat WTA merosot karena cedera siku. Zhu, yang menduduki peringkat ke-493 pada bulan Agustus, mencapai babak keempat turnamen WTA 1000 di Montreal. Dia memulai tahun 2026 dengan peringkat ke-168. Namun, secara keseluruhan, Mertens terbukti terlalu tangguh bagi petenis nomor enam di China itu.
"Saya sangat senang bisa kembali dan memulai dengan baik," kata Mertens setelah pertandingan. "Pertandingan pertama adalah tentang mendapatkan bola, mendapatkan mentalitas, dan segalanya, jadi saya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini."
Di tunggal putra, Zhang berjuang keras untuk meraih kemenangan 6-7(2), 7-6(3), 7-5 melawan Bergs dalam waktu 2 jam 53 menit untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
"Saya rasa dia melakukan servis dengan sangat baik dan kemudian saya tidak punya kesempatan," kata Zhang dalam wawancara di lapangan. "Servis keduanya sangat cepat, 180 kilometer per jam, yang tidak bisa saya tanggapi secepat itu. Tapi saya sangat senang bisa bertahan untuk tim sampai akhir. Saya tidak menyerah dan tetap sabar. Kami berdua memainkan pertandingan yang sangat bagus hari ini."
Bintang China, yang absen selama enam bulan musim lalu karena cedera bahu, itu mencetak 12 ace dan tidak menghadapi break point untuk bertahan dari serangan 18 ace Bergs. Zhang, mantan petenis peringkat 31 ATP, mendapatkan 10 break point dalam pertandingan dan akhirnya berhasil memanfaatkannya setelah hampir tiga jam pertandingan untuk menjaga harapan negaranya tetap hidup.
Setelah pertandingan tunggal Zhang, ia berpasangan dengan Zhu Lin dan pasangan tersebut mengalahkan Bergs dan Mertens 5-7, 7-6(5), 10-6 dalam pertandingan ganda campuran penentu. "Dalam ganda, kami hanya perlu memenangi satu set ditambah super tie-break," kata Zhang.
"Kami benar-benar menggunakan set pertama untuk mencoba bermain lebih baik dan mencoba lebih banyak hal dalam permainan servis dan kemudian bersiap untuk set kedua dan mudah-mudahan set ketiga."
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
South West Western Australia Jadi Destinasi Favorit Baru Wisatawan Indonesia pada 2026
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Deadline Juni, Menteri PU: Sekolah Rakyat Tahap II Harus Siap Tahun Ajaran Baru
-
Edukasi Gigi dan Mulut di Sekolah, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Sejak Dini
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.