BPJS Kesehatan Luncurkan Skrining Gratis Bagi Seluruh Masyarakat, Berikut Cara Aksesnya

Jumat, 02 Jan 2026, 18:15 WIB

JAKARTA - Memasuki tahun 2026, BPJS Kesehatan semakin menegaskan fokusnya pada layanan promotif dan preventif dengan mempermudah akses Skrining Riwayat Kesehatan bagi seluruh peserta JKN-KIS. Layanan ini memungkinkan peserta mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini tanpa biaya apa pun.

Skrining Riwayat Kesehatan menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk menekan angka penyakit tidak menular yang terus meningkat. Melalui layanan ini, peserta dapat mengetahui potensi risiko kesehatan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Ket. Foto: Ilustrasi seorang pria sedang melakukan cek kesehatan — Sumber: Pexels

BPJS Kesehatan mencatat, skrining ini mampu mendeteksi risiko terhadap 14 jenis penyakit tidak menular. Penyakit tersebut meliputi diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, stroke, kanker serviks, kanker payudara, serta berbagai penyakit kronis lain yang sering muncul akibat pola hidup tidak sehat.

Layanan skrining ini dapat diakses oleh seluruh peserta JKN-KIS yang telah berusia minimal 15 tahun. Aksesnya pun dibuat fleksibel melalui kanal digital agar peserta bisa melakukan pengecekan kesehatan kapan saja dan di mana saja.

BPJS Kesehatan menyediakan skrining melalui beberapa platform resmi. Seluruh kanal ini terintegrasi langsung dengan sistem BPJS Kesehatan.

  1. Aplikasi Mobile JKN
  2. Website resmi BPJS Kesehatan

Kedua kanal tersebut dapat digunakan secara gratis tanpa memengaruhi status kepesertaan JKN-KIS.

1. Cara Skrining Riwayat Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN

Skrining melalui aplikasi Mobile JKN menjadi pilihan paling praktis karena bisa dilakukan langsung dari ponsel. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi Mobile JKN di ponsel.
  • Login menggunakan nomor kartu BPJS Kesehatan atau NIK.
  • Pilih menu "Layanan" pada halaman utama.
  • Klik menu "Skrining Riwayat Kesehatan".
  • Pilih nomor kartu peserta yang akan melakukan skrining.
  • Jawab seluruh pertanyaan terkait kebiasaan hidup dan riwayat kesehatan keluarga secara jujur.
  • Hasil skrining akan muncul secara otomatis setelah seluruh pertanyaan selesai diisi.

Proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan dapat dilakukan secara mandiri.

2. Cara Skrining Riwayat Kesehatan Lewat Website Resmi BPJS Kesehatan

Selain aplikasi, peserta juga bisa melakukan skrining melalui laman resmi BPJS Kesehatan. Tahapannya sebagai berikut:

  • Akses situs webskrining.bpjs-kesehatan.go.id.
  • Masukkan nomor kartu BPJS Kesehatan.
  • Isi tanggal lahir sesuai data kepesertaan.
  • Masukkan kode verifikasi yang tersedia.
  • Lengkapi seluruh kuesioner hingga selesai.

Setelah semua data terisi, sistem akan langsung memproses hasil skrining.

Dalam proses skrining, peserta akan diminta menjawab total 16 pertanyaan. Pertanyaan tersebut mencakup riwayat kesehatan keluarga, kebiasaan merokok, pola makan, aktivitas fisik, serta gaya hidup sehari-hari.

Sistem BPJS Kesehatan akan menganalisis seluruh jawaban secara otomatis. Hasil analisis kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkat risiko kesehatan masing-masing peserta.

Hasil skrining akan langsung muncul dan terbagi dalam beberapa kategori. Setiap kategori disertai rekomendasi tindak lanjut.

Risiko Rendah

  • Peserta dianjurkan mempertahankan pola hidup sehat, menjaga asupan makanan, serta rutin berolahraga.

Risiko Sedang

  • Peserta akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau puskesmas terdaftar.

Risiko Tinggi

  • Peserta disarankan segera mendatangi FKTP untuk pemeriksaan medis lanjutan seperti cek tekanan darah, gula darah, atau pemeriksaan pendukung lainnya secara gratis.

Skrining Riwayat Kesehatan hanya dapat diakses satu kali dalam satu tahun untuk setiap peserta JKN-KIS. Pembatasan ini bertujuan agar pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala dan terukur.

Melalui skrining rutin, BPJS Kesehatan berharap penyakit kronis dapat terdeteksi lebih awal. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah komplikasi berat sekaligus menekan biaya pengobatan jangka panjang.

Dengan kemudahan akses digital dan hasil instan, layanan ini menjadi salah satu instrumen penting BPJS Kesehatan dalam membangun budaya sadar kesehatan di masyarakat. Pencegahan sejak dini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup peserta JKN-KIS secara berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.