Tahun Baru 2026: Pasukan Oranye Gercep Bersihkan Jakarta

Kamis, 01 Jan 2026, 15:52 WIB

JAKARTA - Usai perayaan Malam Tahun Baru 2026 bertajuk Jakarta Global City: From Jakarta with Love, Pasukan Oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung tancap gas membersihkan ruang publik. Hasilnya, sebelum pukul 05.00 WIB, seluruh titik perayaan dipastikan kembali bersih, rapi, dan siap dipakai warga.

Perayaan pergantian tahun kali ini digelar dengan konsep reflektif melalui doa bersama lintas iman serta penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Nuansa khidmat tersebut tetap diimbangi dengan kesiapsiagaan petugas kebersihan yang sudah siaga sejak malam.

Ket. Foto: Pasukan Oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung tancap gas membersihkan ruang publik. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan pembersihan difokuskan pada lokasi-lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan masyarakat. Area tersebut meliputi kawasan Monas, Bundaran HI, serta koridor Jalan Sudirman-MH Thamrin.

Selain jalan utama, penanganan sampah juga menyasar trotoar, taman kota, kawasan wisata unggulan, hingga berbagai fasilitas umum. Seluruh proses didukung armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan yang telah disiapkan sebelumnya.

Asep menjelaskan, perayaan Tahun Baru 2026 menghadirkan tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Hujan ringan yang turun di beberapa titik membuat sampah menjadi basah dan lebih sulit ditangani.

Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya jumlah pedagang kaki lima di sepanjang Sudirman–MH Thamrin. Akibatnya, sebagian besar pembersihan harus dilakukan secara manual menggunakan sapu dan pengki.

Meski begitu, Asep memastikan seluruh proses berjalan lancar berkat kerja keras Pasukan Oranye. Para petugas bekerja tanpa henti sejak malam hingga menjelang subuh demi memastikan Jakarta kembali nyaman.

"Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh," ujar Asep di Jakarta, Kamis (1/1).

Ia menegaskan, kesiapsiagaan personel menjadi faktor utama keberhasilan penanganan kebersihan malam Tahun Baru. Dukungan peralatan yang memadai juga berperan besar mempercepat proses pembersihan di lapangan.

Menurut Asep, konsep perayaan yang lebih tertib dan minim euforia berlebihan turut membantu mengendalikan kondisi kebersihan. Hal ini sejalan dengan semangat perayaan yang mengedepankan empati dan kebersamaan.

Selain mengapresiasi petugas kebersihan, Asep juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat. Partisipasi warga yang membuang sampah pada tempatnya dinilai sangat membantu kerja Pasukan Oranye.

Kesadaran publik untuk menjaga fasilitas umum selama perayaan juga mempercepat proses pembersihan. Kerusakan fasilitas dapat diminimalkan sehingga ruang publik bisa segera difungsikan kembali.

DLH DKI Jakarta berharap kolaborasi antara petugas dan masyarakat ini bisa terus terjaga. Budaya menjaga kebersihan dianggap sebagai kunci menciptakan kota yang nyaman dan berkelanjutan.

Asep pun mengajak seluruh warga Jakarta untuk terus menjaga kebersihan, tidak hanya saat acara besar. Menurutnya, kota yang bersih adalah tanggung jawab bersama, bukan semata tugas petugas lapangan.

Perayaan Malam Tahun Baru 2026 menjadi bukti bahwa acara besar bisa digelar dengan tertib dan berkesan tanpa meninggalkan persoalan kebersihan. Jakarta ingin menunjukkan wajah kota global yang peduli lingkungan dan nilai kemanusiaan.

Dengan selesainya pembersihan sebelum subuh, aktivitas warga di pagi hari pun tidak terganggu. Jakarta kembali berdenyut normal, bersih, dan siap melangkah ke tahun yang baru.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.