Tiongkok Ketok Tarif Tambahan 55 Persen untuk Daging Sapi Australia

Minggu, 21 Jun 2026, 23:35 WIB

BEIJING - Kementerian Perdagangan Tiongkok mengumumkan pada Jumat bahwa mereka akan mengenakan tarif tambahan sebesar 55 persen pada daging sapi impor dari Australia, yang berlaku mulai Sabtu (20/6), di samping tarif yang sudah ada.

Tiongkok telah memberlakukan langkah-langkah pengamanan terhadap impor daging sapi sejak 1 Januari 2026. Langkah tersebut diterapkan dalam bentuk kuota khusus untuk masing-masing negara, dengan tarif tambahan dikenakan terhadap volume impor yang melampaui kuota yang telah ditetapkan.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Marty Melville

Berdasarkan ketentuan tersebut, mulai hari ketiga setelah volume impor daging sapi dari suatu negara mencapai kuota tahunan yang ditetapkan, impor daging sapi dari negara tersebut akan dikenakan tarif tambahan sebesar 55 persen.

Impor daging sapi Australia di bawah langkah-langkah pengamanan mencapai 100 persen dari kuota yang dialokasikan pada 18 Juni, menurut kementerian tersebut.

Kementerian Perdagangan Tiongkok dan Administrasi Umum Kepabeanan (General Administration of Customs/GAC) Tiongkok akan mengeluarkan peringatan ketika kuota impor daging sapi dari suatu negara telah mencapai 50 persen dan 80 persen.

Kedua lembaga itu juga akan menerbitkan pemberitahuan mengenai penerapan tarif tambahan yang akan datang ketika tingkat pemanfaatan kuota mencapai 100 persen. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.