Mantan Presiden Brasil yang Dipenjara Jalani Operasi Tenggorokan karena Cegukan Terus-menerus

Selasa, 30 Des 2025, 00:01 WIB

BRASILIA - Mantan presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang tengah menjalani hukuman harus menjalani operasi saraf frenikus pada hari Sabtu (27/12) untuk mengobati cegukan yang terus-menerus dialaminya. 

Dari The Guardian, istrinya, Michelle Bolsonaro, di media sosial, mengatakan, para dokter yang merawat Bolsonaro kemudian mengatakan bahwa mereka memblokir saraf frenikus kanan dan menjadwalkan prosedur baru dalam 48 jam untuk memblokir saraf frenikus kiri.

Ket. Foto: Jair Bolsonaro. Dokter memblokir saraf frenikus kanannya dalam operasi yang dilakukan setelah mantan presiden yang dipenjara itu dirawat di rumah sakit minggu lalu untuk operasi hernia — Sumber: Istimewa

Saraf frenikus digambarkan dalam literatur medis sebagai saraf vital yang berasal dari leher dan mengendalikan diafragma, otot utama untuk bernapas.

“Sudah sembilan bulan penuh perjuangan dan penderitaan dengan hambatan harian,” kata Michelle Bolsonaro.

Para dokter Bolsonaro mengatakan prosedur tersebut berjalan dengan baik.

Bolsonaro, 70 tahin, dirawat di rumah sakit pada hari Rabu untuk operasi hernia. Pada bulan September, ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 27 tahun penjara oleh Mahkamah Agung Brasil karena merencanakan kudeta untuk membatalkan kekalahannya dalam pemilu 2022

Atas permintaan pengacara pembelanya, ia diizinkan oleh hakim Mahkamah Agung Alexandre de Moraes untuk meninggalkan penjara guna menjalani operasi. Dalam pernyataan yang dikeluarkan saat berada di rumah sakit, Bolsonaro mendukung pencalonan presiden putranya, Flavio Bolsonaro, pada tahun 2026.

Setelah keluar dari rumah sakit, Bolsonaro akan kembali menjalani hukumannya di penjara polisi federal di ibu kota.

Jair Bolsonaro telah menghadapi masalah kesehatan sejak insiden penusukan yang dialaminya pada September 2018 , selama acara kampanye presiden di kota Juiz de Fora, negara bagian Minas Gerais.

Bolsonaro menjalani berbagai operasi di daerah perut setelah ditikam.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.